Breaking News:

Video Viral

VIDEO Viral Kades di Kudus Naik Pikap Keliling Kampung Himbau Warga Taat Prokes, Tuai Pujian

Dalam video amatir berdurasi 2 menit lebih itu tampak yang bersangkutan berceramah dengan nada memelas melalui pengeras suara

Tangkapan layar youtube
Video Viral Kades di Kudus Keliling Kampung Gembar-gemborkan Taat Prokes 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sebuah video aksi seseorang berkeliling kampung menumpang pikap untuk mengingatkan akan pentingnya protokol kesehatan (prokes) Covid-19 viral di media sosial.

Dalam video amatir berdurasi 2 menit lebih itu tampak yang bersangkutan berceramah dengan nada memelas melalui pengeras suara.

Sesekali suara imbauan itu meninggi seakan jengah melihat kebiasaan warga yang masih banyak mengabaikan prokes.

"Anak-anak kita pengen sekolah, pengen ngaji, kita sudah bosan seperti ini. Tapi sampeyan pakai masker saja tidak mau. Pakai masker kalau ada pembagian masker saja. Ya Allah Ya Karim," tegas orang itu.

Belakangan diketahui ternyata sosok yang gembar-gembor menyosialisasikan prokes hingga suaranya terdengar serak tersebut adalah Kepala Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Nur Taufik (48).

"Iya benar itu saya yang viral. Video itu direkam oleh perangkat desa saya beberapa hari lalu," kata Taufik saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Selasa (8/6/2021).

Menurut Taufik, aksi dirinya mengimbau warga untuk membiasakan beraktivitas dengan prokes Covid-19 sudah sering dilakukan sejak awal pandemi.

Hanya saja, kata dia, masih saja ditemui banyak warga yang nekat berkumpul tanpa masker. Kondisi itulah yang memicu dirinya prihatin, apalagi pasca-lebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus melonjak.

"Bukannya jengkel. Kok tega-teganya masih sering lihat warga nggak pakai masker padahal seminggu sekali keliling kampung sosialisasikan prokes," tutur Taufik.

Dijelaskan Taufik, Desa Golantepus yang dihuni sekitar 5.000 jiwa saat ini masuk zona kuning pasca-lebaran 2021. Ia pun optimistis pandemi Covid-19 akan segera berakhir jika seluruh warga sadar akan prokes.

"Saat ini ada 3 orang warga saya positif Covid-19 dan satu orang positif Covid-19 meninggal dunia. Covid-19 harus diatasi bersama mulai di tingkat bawah. Kami yakin akan segera berakhir," pungkas Taufik.

Sekadar diketahui, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kembali masuk zona merah penyebaran Covid-19 pasca-lebaran 2021. Jumlah kasus virus Corona meningkat signifikan hingga menjadi sorotan nasional.

Simak videonya!

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved