Breaking News:

Haji 2021 Batal

Isu Soal Dana Haji Digunakan Untuk Infrastruktur, BPKH: Tidak Benar

Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan tidak mengirim calon jemaah pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021

Dok Pribadi
Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Abd Hamid Paddu 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan tidak mengirim calon jemaah pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.

Sementara, jemaah haji, reguler dan haji khusus, yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 1441 H/2020 M, akan menjadi jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M.

Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Abd Hamid Paddu memastikan, jika dana haji para calon jamaah yang sudah terbayarkan aman.

"Dana haji yang per Maret 2021 sebesar : 149.15 T sangat aman. Dana tersebut berada pada : 33 % di Perbankan Syariah dan 67% berada di Investasi syariah (Surat berharga syariah Negara dan Korporasi, Investasi syariah lainnya, dan emas)," ujar Hamid saat dihubungi, Selasa (8/6/2021).

Lanjutnya, nilai manfaat dari pengelolaan dana tersebut sebesar Rp7 triliun, akan digukanakn untuk mencukupkan biaya haji yang berangkat dan sebagiannya masuk ke rekening jamaah tunggu.

"Calon jemaah haji menyetor dana setoran awal 25 juta (ini yg dikelala BPKH, yang totalnya saat ini sdh 149.15 T), dan sekitar 10 juta untuk setoran lunas (bagi jemaah yang akan berangkat)," jelasnya

Sehingga, total dana jemaah yang sudah mau berangkat adalah sekitar 35 juta. 

Dan biaya penyelenggaraan haji tahun 2019, sekitar 72 juta per jamaah.

"Kekurangannya sekitar 35 juta, berasal dari keuntungan dana haji yg dikelola, Bipih Rp72 jt sama dengan Rp35 jt yang dibayar jamaah dari hasil keuntungan pengelolalaan dana haji," terangnya.

Lebih lanjut, setiap tahun BPKH harus menjamin tersedia dana yang likuid untuk digunakan pemberangkatan haji.

Halaman
12
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved