Tribun Politik
Ashabul Kahfi Sebut Jadwal Pemilu Serentak 2024 Cukup Moderat
Ketua PAN Sulawesi Selatan Ashabul Kahfi Sebut Jadwal Pemilu Serentak 2024 Cukup Moderat
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan (Sulsel), Ashabul Kahfi menilai jadwal pemungutan suara pemilihan umum 2024 dan pilkada serentak 2024 sudah tepat.
Hal itu disampaikan Ashabul Kahfi menanggapi keputusan Komisi II DPR, pemerintah, serta penyelenggara pemilu soal hari pemungutan suara Pemilihan Umum 2024 dan pilkada serentak 2024.
Komisi II DPR bersama pemerintah dan penyelenggara pemilihan umum telah menyepakati hari pemungutan suara Pemilu presiden dan legislatif jatuh pada Rabu (28/2/2024).
Sedangkan hari pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 jatuh pada Rabu (27/11/2024).
Menanggapi hal tersebut, Ashabul Kahfi mengatakan jadwal pemungutan suara kontestasi politik itu adalah pilihan tepat.
"Saya pikir pilihan ini cukup tepat. Ada jarak yang terpaut cukup jauh antara Pemilu 2024 dan pilkada serentak," kata Kahfi saat dihubungi tribun-timur.com, Jumat (4/6/2021).
Ia menilai, hasil keputusan jadwal pemungutan suara itu memberi cukup waktu bagi penyelenggara mempersiapkan pelaksanaan teknisnya.
Di sisi lain, partai politik setelah berjibaku dalam pemilu, masih punya waktu untuk konsolidasi pilkada serentak.
"Jadi saya pikir, putusan ini sudah cukup moderat," ujarnya.
Ashabul Kahfi mengatakan, PAN menargetkan masuk tiga besar dalam pemilihan legislatif 2024 tingkat provinsi di Sulawesi Selatan.
Ia pun optimis mampu meraih target tersebut dengan kehadiran kepala daerah kader PAN pemenang Pilkada serentak 2020 lalu.
"Target kami 3 besar di pileg 2024 InsyaAllah bisa, apalagi didukung beberapa pilkada yang kami menangkan baru-baru ini," tuturnya.
Dalam pemilu 2019 lalu, kursi PAN turun dari 9 kursi menjadi 7 kursi.
Hasil itu membuat PAN gagal mempertahankan kursi Wakil Ketua DPRD Sulsel.
Raihan kursi PAN kalah dari Golkar 13 kursi, Nasdem 12 kursi, Gerindra 11 kursi, Demokrat 10, PKS, PDIP, dan PKB masing-masing 8 kursi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-dpw-pan-s87j.jpg)