Breaking News:

Tribun Soppeng

10 Hacker Pembobol Kartu Kredit Asal Soppeng Ditangkap Polisi

10 Hacker Pembobol Kartu Kredit Asal Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan Ditangkap Polisi

Polres Soppeng
Polres Soppeng menggelar konferensi pers terkait keberhasilan mengungkap pelaku ilegal akses atau hacker, Kamis (3/6/2021). 

TRIBUNSOPPENG.COM, WATANSOPPENG - Polres Soppeng kembali menangkap 10 anak muda yang melakukan ilegal akses atau hacker.

Keberhasilan pengungkapan kasus hacker itu disampaikan melalui konferensi pers Kapolres Soppeng, AKBP Roni Mustafa, pada Kamis (3/6/2021).

Terungkapnya kasus itu berawal dari adanya laporan masyarakat, yang mencurigai aktivitas para pemuda yang sering berkumpul.

"Setelah mendapatkan laporan masyarakat, Tim Resmob Polres Soppeng menindak lanjuti laporan tersebut dan melakukan patroli sesuai rute yang ditentukan," katanya.

Pada saat melaksanakan patroli, tim Resmob berhasil mengamankan pelaku HA di rumahnya beserta barang bukti berupa ponsel.

"Setelah dicek HP pelaku, ditemukan ada transkip dan email yang diduga akan melakukan ilegal akses (hacker)," katanya.

Dari 10 yang ditangkap, 7 di antaranya diamankan wilayah Watansoppeng pada 4 Mei 2021.

Lalu, kembali dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap tiga pelaku lainnya di wilayah Kecamatan Lilirilau pada 23 Mei 2021 lalu.

Barang bukti (BB) yang berhasil diamankan dari ke sepuluh pelaku hacker ini berupa 6 unit laptop, satu set komputer, 9 unit handphone, 4 buku tabungan dari berbagai bank, dan sejumlah uang tunai.

Mereka disangkakan pasal 48 ayat (1) dan pasal 32 ayat (1) nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. 

"Ancaman pidananya maksimal 9 tahun dan dendanya sebesar Rp 3 miliar," tutupnya.

Aktivitas para pemuda tersebut adalah meretas kartu kredit milik warga negara asing.

Sekadar diketahui, tujuh pelaku yang diamankan wilayah Watansoppeng yakni RZD, SD, EP, ED, HR, DD dan SL. Sedangkan tiga pelaku di Kecamatan Lilirilau yakni HA, AR, WHY.

Pada kesempatan konferensi pers itu, AKBP Roni Mustafa didampingi Kasat Reskrim Polres Soppeng, Iptu Noviarif Kurniawan.

Sebelumnya, Polres Soppeng juga telah mengungkap kasus serupa pada 19 orang pelaku peretasan kartu kredit itu pada Agustus 2020 lalu.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved