Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Sulsel

Desain Tambahan Stadion Mattoanging Ditarget Selesai Akhir Juli 2021

Update pembangunan stadion, Desain Tambahan Stadion Mattoanging Ditarget Selesai Akhir Juli 2021

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Hasriyani Latif
Humas Pemprov Sulsel
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman memboyong Asisten III Pemprov Sulsel, Tautoto Tanaranggina dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sulsel, Andi Arwin Azis, berkunjung ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di Jakarta, Senin (31/5/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman memperlihatkan keseriusannya dalam upaya pembangunan Stadion Mattoanging.

Andi Sudirman memboyong Asisten III Pemprov Sulsel, Tautoto Tanaranggina dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sulsel, Andi Arwin Azis, berkunjung ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI di Jakarta, Senin (31/5/2021).

Mereka pun disambut langsung oleh Menpora, Zainudin Amali.

Perbincangan mereka pun beragam hal, mulai dari kondisi Covid-19 di Sulsel hingga upaya Pemprov Sulsel dalam menghadirkan sarana dan prasarana olahraga.

Pertemuan itupun membuahkan hasil yang positif. Dimana Kementerian Pemuda dan Olahraga RI mendukung rencana pembangunan Stadion Mattoanging.

Sebagai bentuk dukungannya, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali bakal mengeluarkan rekomendasi kepada Kementerian PUPR agar mendapatkan dukungan alokasi anggaran dari APBN.

Terlebih lagi, dalam rancangan Perpres tentang Grand Design Olahraga Nasional, Provinsi Sulsel menjadi salah satu dari 10 provinsi yang dijadikan sentra olahraga sehingga layak untuk mendapat perhatian dalam peningkatan sarana dan prasarana olahraga.

Zainudin Amali merasa senang dengan upaya yang dilakukan Pemprov Sulsel.

"Satu hal yang membuat kami senang, karena informasi dari Bapak Plt Gubernur bahwa walaupun konsentrasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga pada penanganan pandemi Covid-19, tetapi tidak melupakan kegiatan-kegiatan olahraga," ungkapnya.

Menpora pun berharap agar desain dari Stadion Mattoanging bisa mengadopsi arsitektur berdasarkan kearifan lokal.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan terkait agendanya bertemu Menpora.

"Alhamdulillah, hari ini kami berterima kasih atas sambutan hangat dari Bapak Menpora, Bapak Zainudin Amali yang menerima kami serta banyak berdiskusi dan memberi masukan untuk kami," katanya.

"Kami melaporkan dan menyampaikan aspirasi mengenai sarana prasarana olahraga di Sulsel termasuk soal stadion. Kami juga menyampaikan harapan setelah melakukan pertemuan dengan beberapa komunitas suporter PSM Makassar," lanjutnya.

Ia memaparkan, perencanaan pembangunan additional design (desain tambahan).

Desain tambahan ini masih sementara dalam progres, namun dirinya mengatakan jika pembangunan akan dilakukan secara bertahap dengan setiap tahapannya akan fungsional. 

"Kunjungan kami ini sekaligus melaporkan perencanaan kami dan untuk upaya sinergi dan menunggu arahan dari Bapak Menpora, sehingga apa yang kami rencanakan akan inline dengan program strategis dari Kemenpora," terangnya.

"Bapak Menpora setuju dengan dilakukan additional design yang menyesuaikan kemampuan keuangan daerah yakni dengan kapasitas 20.000 seat dengan single seat dan tetap memenuhi standar FIFA. Karena menurut Bapak Menpora dengan kapasitas 20.000 tersebut, sudah memenuhi standar FIFA tinggal menyesuaikan fasilitas-fasilitas lainnya yang juga memenuhi standar FIFA," jelas Andi Sudirman.

Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Selatan (Dispora Sulsel) menindaklanjuti arahan Andi Sudirman Sulaiman untuk melanjutkan pembangunan Stadion Mattoanging. 

Kadispora Sulsel Andi Arwin Azis mengaku pihaknya sebelumnya telah mengusulkan adanya additional desain kepada pihak penyusun Detail Engineering Design (DED) dalam hal ini PT Arkonin. 

Sebab DED awal dengan rencana anggaran Rp 1 triliun lebih, telah selesai sejak Februari lalu.

"Sudah kami sampaikan kepada tim penyusun DED. Mereka membuka diri untuk mau kembali menyajikan desain alternatif tanpa ada biaya tambahan," ujar Arwin saat menerima suporter PSM di depan Kantor Gubernur Sulsel.

Pihaknya bahkan telah membuat jadwal ketat agar penyusunan DED rampung sesuai target yakni akhir Juli mendatang. 

"Harapannya ini bisa disusun mulai dari awal Juni hingga akhir Juli. Target kita seperti itu. Kita buatkan time schedule ketat, tidak boleh lewat dari waktu yang ditetapkan," tegasnya. 

Dengan demikian, lanjut Arwin, segala kebutuhan anggaran pembangunan Stadion Mattoanging masuk dalam komponen KUA PPAS tahun 2022 yang akan disepakati pada minggu kedua Agustus 2021.  

Hal itu pula menjadi dasar Dispora melakukan tender dini.  Sehingga Desember mendatang, pemenang lelang konstruksi sudah bisa mempersiapkan pembangunan di awal tahun 2022 sesuai kontrak dan surat perintah dari Dispora Sulsel. 

"Awal tahun 2022 kita sudah bisa berkontrak dan mengeluarkan surat perintah melaksanakan pekerjaan. Jadi otomatis di situlah kita akan melihat pelaksanaan konstruksi di lapangan," ucapnya.

Arwin menambahkan, sesuai keinginan Plt Gubernur, nantinya setiap tahapan pembangunan Stadion harus dapat difungsikan. 

"Ini skemanya single years tidak lagi multiyears. Tahap satu itu sudah langsung bisa fungsional minimal lapangan dengan tribun VIP dan lanskap di sekitar lokasi sudah tersaji dalam satu tahun anggaran," tandasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved