Tribun Eduksi
Mengenal Rafflesia Arnoldii, dari Bunga Hingga Baunya yang Busuk
Bunga Raffllesia arnoldii dikenal sebagai bunga tunggal terbesar di dunia. Bunga ini memiliki kisaran diameter 70 hingga 110 sentimeter.
Alasan kenapa tidak bisa berfotosintesis ialah karena tidak memiliki daun, batang dan akar.
Bunga ini hidup menempel pada tanaman inangnya, sama seperti tumbuhan pasit lainnya. Akar yang dimiliki tumbuhan ini merupakan akar semu.
Fungsinya untuk menempel dan menyerap nutrisi dari pohon inangnya. Walau tidak memiliki daun, akar dan batang, tanaman ini memiliki buah dan biji yang cukup besar.
Buah tersebut dihasilkan dari penyerbukan bunga Rafflesia arnoldii jantan dan betina. Bentuknya bulat dengan diameter 12 hingga 15 sentimeter.
Berbau busuk
Ciri khas utama dari Rafflesia arnoldii ialah baunya yang busuk.
Jika digambarkan, aromanya mirip seperti daging busuk saat bunga ini mekar.
Uniknya bau busuk ini justru menarik perhatian lalat bangkai dan membantu proses penyerbukannya.
Karena baunya sangat busuk, Rafflesia arnoldii sering dijuluki bunga bangkai.
Rafflesia arnoldii membutuhkan waktu sekitar 9 bulan untuk tumbuh besar.
Namun, sayangnya bunga ini hanya memiliki masa mekar atau hidup yang pendek. Bunga ini hanya bisa mekar sekitar lima hingga tujuh hari.
Setelah itu, Rafflesia arnoldii akan layu dan mati. Bahkan sebelum mekar pun, bunga ini bisa mati jika tanaman inangnya juga mati karena tidak mendapat pasokan air dan nutrisi yang cukup
Setelah itu, Rafflesia arnoldii akan layu dan mati. Bahkan sebelum mekar pun, bunga ini bisa mati jika tanaman inangnya juga mati karena tidak mendapat pasokan air dan nutrisi yang cukup.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Unik Rafflesia Arnoldii, Bunga Tunggal Terbesar di Dunia", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2021/04/24/143241669/fakta-unik-rafflesia-arnoldii-bunga-tunggal-terbesar-di-dunia?page=all.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bunga-rafflesia-arnoldii-mekar-di-hutan-lindung-bukit-daun-register-5-1.jpg)