Tribun Eduksi
Mengenal Rafflesia Arnoldii, dari Bunga Hingga Baunya yang Busuk
Bunga Raffllesia arnoldii dikenal sebagai bunga tunggal terbesar di dunia. Bunga ini memiliki kisaran diameter 70 hingga 110 sentimeter.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bunga Rafflesia arnoldii merupakan bunga langka yang tumbuh di Indonesia.
Bunga ini juga ditemukan tumbuh di Semenanjung Malaya, Thailand dan Filipina.
Rafflesia arnoldii ditemukan pertama kali pada 1818, oleh dua pria asal Inggris bernama Dr. Joseph Arnold dan Sir Thomas Stamford Raffles, di hutan tropis Sumatera.
Berikut beberapa fakta tentang bunga Rafflesia arnoldii.
Bunga tunggal terbesar di dunia
Melansir dari Library of Congress (loc.gov), bunga Raffllesia arnoldii dikenal sebagai bunga tunggal terbesar di dunia. Bunga ini memiliki kisaran diameter 70 hingga 110 sentimeter.
Beratnya bisa mencapai 10 kilogram. Rafflesia arnoldii bisa ditemukan di ketinggian 35 hingga 600 meter di atas permukaan air laut.
Menurut Agus Susatya dalam buku Rafflesia: Pesona Bunga Terbesar di Dunia (2011), bunga ini biasanya berwarna oranye hingga oranye tua.
Ada lima kelopak bunga di setiap tanaman ini dan pada setiap bagian kelopaknya ditemui bercak kecil dan bercak besar berwarna putih serta oranye muda.
Kira-kira jumlah keseluruhannya sekitar 15 buah.
Tidak memiliki klorofil
Dikutip dari Easy Science for Kids, bunga Rafflesia arnoldii tidak memiliki klorofil seperti tumbuhan lainnya.
Bunga ini tidak bisa melakukan dan mendapatkan makanannya dari proses fotosintesis. Rafflesia termasuk dalam tanaman parasit.
Artinya dalam mendapatkan sumber makanan seperti air dan nutrisi, bunga ini menggantungkan hidupnya pada tanaman inangnya.
Tidak punya batang, akar dan daun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bunga-rafflesia-arnoldii-mekar-di-hutan-lindung-bukit-daun-register-5-1.jpg)