Tribun Makassar

Sempat Mati Suri, Danny Pomanto Bakal Kembali Hidupkan Program Lorong Wisata

Walikota Makassar, Danny Pomanto akan kembali menghidupkan 5.000 lorong wisata yang sempat mati suri.

TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Walikota Makassar, Danny Pomanto 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Walikota Makassar, Danny Pomanto akan kembali menghidupkan 5.000 lorong wisata yang sempat mati suri.

Hal ini sebagai upaya pemerintah memberdayakan masyarakat.

Danny mengatakan, pembangunan harus dimulai dari lorong.

Sebab lorong adalah basis kehidupan terbesar masyarakat Kota Makassar.

Menurut Danny, lorong merupakan sebuah sel inti dari pembangunan Kota Makassar.

"Sehingga tidak membangun lorong, sama saja dengan hanya membangun di dari luar kulitnya saja," ujar Danny, Rabu (26/5/2021).

Danny menjelaskan, rencana tersebut merupakan akumulasi dari program-programnya yang berhasil saat di periode pertama menjabat wali kota.

"Ada lorong tidak rantasa' (jorok), lorong garden, lorong sehat. Kita ini pernah menjadi juara pemerintahan yang inovatif lewat program yang berbasis di lorong," jelasnya

Lanjutnya, lorong wisata dipercaya mampu memberdayakan masyarakat dari segi ekonomi. 

Ia ingin, program ini bisa beriringan dengan program kesehatan, dan ekonomi masyarakat, seperti menciptakan banyam UMKM di lorong.

"Kita lihat nanti. Kita mau ini lorong jadi destinasi wisata baru. Kalau sudah jadi, masyarakatnya kita bina untuk bisa menumbuhkan keterampilannya disitu," katanya

"Ada banyak kuliner khas kita yang bisa dijadikan sumber penghasilan. Misalnya cabai kita dulu, terus saya juga rencana mau tanam poran dalam pot sama masyarakat di lorong," lanjutnya

Untuk mewujudkan semua itu, Danny akan melibatkan seluruh ahli untuk sama-sama merealisasikan program lorong wisata dengan sempurna. 

Sementara itu, Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi juga berharap, program tersebut mampu mengangkat perekonomian warga di kota Makassar. 

Menurut Fatma, pemerintah nanti dapat mengorganisir dan menggerakkan usaha kecil menengah berbasis lorong. 

"Kami punya program pemberdayaan lorong. Semoga program ini berjalan sesuai konteks dan peruntukannya dapat menggerakkan usaha kecil di tengah pendemi," tutupnya.

Laporan tribuntimur.com, M Ikhsan

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved