Breaking News:

Tribun Maros

Kakanwil Kemenkumham Sulsel Buka Talk Show Butik Mimpi LPKA Maros

Kalapas LPKA Maros Tubagus Chaidir mengatakan talk show ini ditujukan agar anak didik pemasyarakatan

Kemenkumham Sulsel
Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Maros gelar Talkshow "Butik Mimpi" yang merupakan singkatan Rembuk Fantastik Menuju Mimpi di Aula LPKA Maros, Selasa (25/05/21).  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Maros gelar Talkshow "Butik Mimpi" yang merupakan singkatan Rembuk Fantastik Menuju Mimpi di Aula LPKA Maros, Selasa (25/05/21). 

Kegiatan tersebut kerjasama LPKA Maros, Mahasiswa MBKM Puspakons Universitas Negeri Makassar dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Maros. 

Kalapas LPKA Maros Tubagus Chaidir mengatakan talk show ini ditujukan agar anak didik pemasyarakatan (andikpas) memahami, menumbuhkan kesadaran untuk bangkit dan menggali potensi diri secara positif untuk meraih masa depan yang cerah. 

Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto, ketika membuka acara secara daring,  mengapresiasi Talk Show ini dan berterima kasih kepada Universitas Negeri Makassar (UNM)  dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Maros .

Menurut Harun, bahwa anak sebagai tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa memiliki peran strategis, ciri, dan sifat khusus sehingga wajib dilindungi oleh negara.

Kepada anak didik di LPKA, Harun juga berpesan agar kesulitan saat ini dijadikan titik awal untuk bangkit meraih kesuksesan di masa depan.

Dari biografi beberapa tokoh yang sukses, ternyata  banyak dari mereka dulu hidupnya juga  susah.

“Masa depan itu misteri. Sukses itu dimulai dari diri sendiri dengan disiplin, jujur, patuh pada orangtua, taat beragama dan  pantang menyerah,” pesan Kakanwil  kepada andikpas. 

Talkshow ini menghadirkan 3 (tiga) orang narasumber, yakni  ustadz  Ichwan Jufri, S.Hi., M.Pdi, (ustadz lapas), Istiana Tadjuddin, S.Psi , Dosen psikologi Unhas dan psikolog klinis DP3A Kabupaten Maros  dan Hasniati, S.Pd ,  Konselor Puspaga DP3A Kabupaten Maros.

Ustad Ichwan Jufri meminta andikpas agar senantiasa memulai kegiatan dengan berdoa, menghadirkanTuhan dalam setiap kegiatan.

“Setelah dari sini, segera bangkit dan raih mimpi.,” kata ichwan 

Sementara Hasniati, menjelaskan untuk meraih mimpi perlu mengembangkan bakat minat, dimulai dengan mengidentifikasi kegiatan  yang disenangi, kemudian pilih yang paling disenangi,  kembangkan, siap menerima kritik untuk dijadikan motivasi, jangan pernah menyerah, dan lakukan perbaikan.

Dosen psikologi Unhas, Istiana Tajuddin, mengatakan agar andikpas dapat hidup dengan baik setelah keluar, memerlukan life Skill (keterampilan hidup).

Diantaranya, memahami fitrah diri, menyadari situasi diri, Memahami potensi diri, Memahami arah hidup yang ingin dicapai, Memanfaatkan waktu dengan baik, Meningkatkan keterampilan baru, menjalin hubungan sosial dengan baik, dan bersabar.

Hadir langsung dalam kegiatan ini,  Kepala LPKA Maros Tubagus Chaidir, Kepala Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan Kab Maros Idrus, andikpas LPKA  Maros, Mantan WBP Maros, Para Petugas LPKA Maros, dan Mahasiswa UNM Fakultas Bimbingan Konseling. Sementara  Kepala Divisi Pemasyarakatan Edi Kurniadi, hadir  virtual.

Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved