Breaking News:

Tribun Luwu

Sebelum Dirudapaksa 4 Pria, Wanita Luwu Ini Tulis Status: Adakah Ajakan Malam Minggu

korban mengalami trauma dan mendapat pendampingan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Luwu.

TRIBUN TIMUR/CHALIK MAWARDI
Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jon Paerunan (tengah). 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Polres Luwu memberikan keterangan resmi terkait dengan kasus rudapaksa gadis 15 tahun yang dilakukan empat pria di Kecamatan Ponrang Selatan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Luwu, AKP Jon Paerunan mengatakan, tersangka masing-masing R, S, H, dan G.

Sementara korban adalah T.

Jon mengatakan korban disetubuhi oleh empat pemuda di dua lokasi berbeda pada Sabtu (15/5/2021) malam.

Kejadian ini berawal saat korban menulis status di media sosial "adakah ajakan malam minggu".

"Status ini membuat salah satu pelaku yang memang sudah berteman, menanggapinya sehingga terjadi pertemuan di rumah pelaku hingga terjadi persetubuhan," kata Jon di Mapolres Luwu, Jalan Merdeka Selatan, Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Senin (24/5/2021).

Jon mengatakan, persetubuhan terhadap anak di bawah umur di rumah tersebut dilakukan oleh tiga orang pemuda secara bergantian.

Lalu salah seorang rekannya yakni S membawa ke luar rumah.

"Awalnya memang di rumah tersebut terdapat empat orang pemuda, tiga orang yang melakukan di rumah tersebut, sementara seorang pelaku inisial S membawa korban keluar rumah lalu," jelas Jon.

Perbuatan yang dilakukan oleh S di luar rumah berlangsung jelang pagi, sehingga ketahuan oleh warga.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved