Inilah Foto Pelaku Penikaman yang Viral di Konawe,Duduk Santai Minum Air Sambil Menatap Mayat Bosnya
Dari foto maupun video yang diterima TribunnewsSultra.com dan dikutip Tribun Timur, korban tampak terbujur kaku bersimbah darah.
TRIBUN-TIMUR.COM - Foto seorang pelaku penikaman di Konawe, Sulawesi Tenggara, viral pagi tadi Jumat (21/05/2021).
Alasannya, foto tersebut memperlihatkan situasi yang mengenaskan. Dimana tampak mayat terkapar dan berlumuran darah sementara pelakunya santai duduk sambil minum air.
Peristiwa sadis ini terjadi di kawasan PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra),
Korban adalah J karyawan yang juga bos pelaku berinisial S.
Foto-foto maupun rekaman video peristiwa penikaman itupun beredar luas.
Dari foto maupun video yang diterima TribunnewsSultra.com dan dikutip Tribun Timur, korban tampak terbujur kaku bersimbah darah.
Setelah korban bersimbah darah, pelaku tak langsung kabur.
Dia malah tampak duduk santai di sisi korban dan menatap korbannya sambil meminum air.
Salah satu tangannya juga masih memegang sebilah pisau yang digunakannya menusuk korban.
Kapolsek Bondoala, Iptu Kadek Sujayana, membenarkan pembunuhan tersebut.
Saat ini, pelaku telah diamankan pihak kepolisian.
"Pelaku sudah diamankan di Polres, nanti lebih lengkapnya ke Kasat Reskrim,” kata Iptu Kadek Sujayana kepada TribunnewsSultra.com dikonfirmasi Jumat (21/5/2021).
Korban tewas dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kendari.

Sebelumnya, peristiwa penusukan terjadi di area parkir truk 10 roda di kawasan PT VDNI, kawasan industri Morosi, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sultra, Jumat (21/05/2021) pagi.
Korban pembunuhan sadis tersebut yakni J yang sehari-hari merupakan Kepala Pengawas PT DLA.
Sedangkan, pelaku penikaman berinisial S yang merupakan sopir atau driver perusahaan kontraktor di PT VDNI tersebut.(*)
Kronologi
Awal kejadian nahas itu bermula saat pelaku mengalami kerusakan mobil di unitnya.
Lalu pelaku hendak akan memperbaiki mobil tersebut.
Namun pelaku justru membawa mobil tersebut ke unit lain perusahaan untuk diperbaiki, bukan di unit bawaannya.
"Pelaku memperbaiki mobil tanpa berkoordinasi dengan pengawas dan kepala pengawas PT DLA," kata Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Mochamad Jacub Nursagli Kamaru
Sementara, didalam peraturan internal perusahaan hal tersebut tidak dibenarkan.
Selanjutnya, kepala pengawas yang juga korban J mengetahui hal itu.
Ia kemudian memanggil pelaku via telepon untuk segera menghadap kepadanya.
"Selanjutnya pelaku ditegur dan dimarahi oleh korban, atas kejadian tersebut pelaku sempat meninggalkan area parkiran," lanjut Jacub Nursagli Kamaru.
Dimana, tempat parkiran itu merupakan lokasi pelaku menghadap korban.
Berselang beberapa waktu, pelaku datang kembali dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan sebilah badik.
Hal itu kemudian menyebabkan korban meninggal dunia.
Korban diketahui merupakan seorang warga Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.
Sedangkan pelaku warga Desa Toluwonua, Kecamatan Mowila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel)
(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com