Breaking News:

Kasus Suap Nurdin Abdullah

3 PNS Kirim Uang ke KPK Terkait Kasus Nurdin Abdullah, Plt Gubernur Sulsel: Disidang Kode Etik Dulu

3 PNS Kirim Uang ke KPK Terkait Kasus Nurdin Abdullah, Plt Gubernur Sulsel: Disidang Kode Etik Dulu

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/FADHLY
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memberi keterangan pers usai memimpin rapat pembahasan draft RKA TA 2022 Pemprov Sulsel di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (20/5/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Setda Sulsel mengirimkan uang ke rekening Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dilansir http://sipp.pn-makassar.go.id/ pada Rabu (19/5/2021) ketiga PNS yakni, Kepala Biro Pengadaan Barjas Sari Pudjiastuti.

Ia teridentifikasi mengirimkan uang ke rekening KPK sebanyak dua kali.

Pengiriman pertama pada (15/3/2021) dengan nominal Rp 160 juta.

Kemudian pada (16/3/2021) kembali mengirimkan ke rekening yang sama dengan nilai Rp 65 juta.

Adapula dua PNS lain berstatus Pokja Syamsuriadi mengirimkan uang ke rekening KPK senilai Rp 150 juta pada (15/3/2021).

Kemudian atas nama Andi Yusril Mallombassang menyetor Rp 35 juta pada (15/3/2021).

Pengiriman uang tersebut berkaitan dengan dugaan suap dan gratifikasi sejumlah proyek infrastruktur di Sulsel.

Dimintai komentar, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman telah mengetahui hal tersebut.

"Ini kita lagi mau sidang kode etik. Kita mau lihat nanti apa kebijakan dari kode etik, baru nanti kita buat kebijakannya," kata Andi Sudirman usai memimpin rapat pembahasan draft RKA TA 2022 Pemprov Sulsel di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Kamis (20/5/2021).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved