Breaking News:

TRIBUN TIMUR WIKI

Dulu Uni Soviet Juga Menyerang Afghanistan, Namun Mundur Setelah 8 Tahun Berperang dan Tak Menang

Pada Desember 1979, pasukan Uni Soviet mulai menginvasi Afganistan dalam upaya untuk mendukung pemerintahan pro-Soviet

(AFP/VITALY ARMAND)
Konvoi kendaraan lapis baja pasukan Uni Soviet melintasi jembatan di perbatasan Soviet-Afghanistan saat mereka memutuskan menarik diri dari Afghanistan di Termez, Uzbekistan, pada 21 Mei 1988. 

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Setiap negara memiliki kisahnya tersendiri dalam mempertahankan keamanan negaranya.

Hal ini demi menjaga wilayah negara agar tak diambil musuh.
Seperti halnya Afghanistan, yang harus memperkuat pertahanan negara karena diserang oleh Uni Soviet.

Hingga setelah delapan tahun berperang, Uni Soviet akhirnya mundur dari peperangan.

Dan tepat pada hari ini, 33 tahun yang lalu, tepatnya pada 15 Mei 1988, pasukan militer Uni Soviet mundur dari Afghanistan setelah lebih dari delapan tahun berperang.

Melansir History melalui Kompas.com, peristiwa tersebut menandai akhir dari pendudukan Uni Soviet yang panjang, berdarah, namun tidak membuahkan hasil di Afghanistan.

Pemerintahan pro-Soviet

Pada Desember 1979, pasukan Uni Soviet mulai menginvasi Afganistan dalam upaya untuk mendukung pemerintahan pro-Soviet yang terancam oleh pemberontakan internal.

Dalam waktu singkat, ribuan tentara Uni Soviet dengan berbagai peralatan tempur tercanggih saat itu masuk ke Afghanistan.

Sejak saat itu, dimulailah konflik militer antara Uni Soviet dengan gerilyawan Muslim Afghanistan yang sebelumnya menolak pemerintah komunis di negara mereka sendiri.

Selama delapan tahun kedua kubu bertempur memperebutkan kendali di Afghanistan, dan keduanya sama-sama tak pernah mendapatkan kemenangan menentukan dalam perang panjang itu.

Halaman
123
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved