Breaking News:

Bantaeng Tutup Lokasi Wisata Selama Libur Lebaran

Kebijakan penutupan tempat wisata di Bantaeng sifatnya hanya sementara. Batasnya hingga 17 Mei 2021, sesuai dengan batas waktu larangan mudik.

Penulis: Achmad Nasution
Editor: Suryana Anas
Dok Pribadi
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantaeng, Asruddin. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Provinsi Sulawesi-Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membolehkan Pemerintah Daerah (Pemkab) untuk membuka tempat wisata.

Pelonggaran di tempat wisata dalam suasana lebaran Idulfitri 1442 Hijriyah dibolehkan namun tetap mematuhi protokol kesehatan.

Salah satu syarat dibukanya tempat wisata yaitu,  wisatawan yang boleh berkunjung hanya 50 persen dari kapasitas kapasitas lokasi.

Namun, hal itu tak diterapkan di Kabupaten Bantaeng. Tempat wisata yang dikelola oleh pemerintah tetap ditutup.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantaeng, Asruddin, mengatakan bahwa aturan batas 50 persen pengunjung sulit diterapkan kepada wisatawan.

Pasalnya, wisatawan biasanya akan protes dan akan menimbulkan masalah ketika ada yang di bolehkan dan ada yang tidak.

"Batasan 50 persen susah diterapkan karena kalau sudah liat banyak yang boleh masuk kemudian ada yang dilarang bisa timbul kekacauan jadi kita putuskan tetap ditutup," kata Asruddin saat dihubungi TribunBantaeng.com, Sabtu, (15/5/2021).

Kebijakan penutupan tempat wisata itu sifatnya hanya sementara. Batasnya hingga 17 Mei 2021, sesuai dengan batas waktu larangan mudik.

Dijelaskan, tempat wisata yang dikelola pemerintah ditutup karena sulit memantau penerapan protokol kesehatan.

Dan dianggap berpotensi timbulnya klaster penyebaran  Covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved