Breaking News:

Tribun Polman

262 Napi di Lapas Polman Diusulkan Dapat Remisi Idulfitri

Sebanyak 262 narapidana dari lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIb Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat diusulkan mendapatkan remisi Idulfitri.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasriyani Latif
ISTIMEWA
Kalapas Polewali Mandar Abd Waris 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Sebanyak 262 narapidana dari lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIb Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat diusulkan mendapatkan remisi Hari Raya Idulfitri 2021.

Ratusan narapidana itu dari berbagai kasus ,mulai tindak pidana umum, narkotika hingga kasus tindak pidana korupsi (Tipikor).

Hal itu disampaikan langsung Kepala Lapas Kelas IIb Polewali Mandar,  Abd Waris saat dikonfirmasi tribun.

Pemberian remisi khusus Idulfitri terdiri atas dua kategori, yakni remisi khusus I dan remisi khusus II.

Remisi khusus I diberikan kepada napi namun yang bersangkutan masih harus menjalani masa pidana setelah dikurangi dengan besaran remisi (pengurangan masa pidana) yang diterimanya.

Sementara napi yang menerima remisi khusus II akan langsung bebas jika sisa masa pidananya habis setelah dikurangi dengan besaran remisi yang diterimanya.

"Besaran remisi, bervariasi antara 15 hari sampai 2 bulan, " ujarnya.

Ratusan napi itu, kata dia telah memenuhi syarat yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.

Meski begitu dia katakan, hasil pastinya dikeluarkan oleh Dirjen Pas Kemenkumham.

"Untuk kepastiannya diketahui sehari sebelum lebaran," sebutnya.

Adapun syarat untuk mendapatkan remisi yakni, narapidana telah menjalani pidana minimal enam bulan di penjara.

Berkelakuan baik. Khusus untuk kasus tipikor syaratnya telah membayar denda atau uang pengganti.

Serta kasus narkotika memiliki justice collaborator.

Sebelumnya, sembilan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) mendapatkan remisi Natal 2020.

Remisi ini diberikan kepada narapidana  yang sudah memenuhi syarat berkelakuan baik dan telah menjalani masa hukuman.(*)  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved