Breaking News:

KRI Nanggala 402

Polres Polman Tabur Bunga untuk 53 Awak KRI Nanggala 402

Satuan Polair Polres Polman Sulawesi Barat bersama angota TNI AL dan dinas perikanan menggelar doa dan tabur bunga untuk KRI Nanggala 402

Penulis: Hasan Basri | Editor: Suryana Anas
Polres Polman
Satuan Polair Polres Polman Sulawesi Barat bersama angota TNI AL dan dinas perikanan menggelar doa dan tabur bunga untuk KRI Nanggala 402 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Satuan Polair Kepolisian Resor Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat bersama angota TNI AL dan dinas perikanan menggelar doa dan tabur bunga di laut Teluk Mandar, Kamis (6/5/21).

Acara itu dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada 53 personil TNI Al yang gugur menyusul tenggelam nya kapal selam KRI Nanggala 402.

Kapal Selam KRI Nanggala tenggelam saat melaksankan tugas latihan militer di Perairan Bali utara.

“Siang ini kami melaksanakan upacara tabur bunga dalam rangka mengenang rekan-rekan kami, patriot-patriot sejati ABK KRI Nanggala 402 yang telah gugur pada 21 April 2021,

Jadi hari ini tepat 16 hari hilang kontaknya Nanggala 402," Kata Kapolres Polman AKBP Ardi Sutriono.

Ardi Sutriono menyampaikan bela sungkawa atas musibah yang menimpa awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan Bali Utara.

Sebelum tabur bunga, kegiatan diawali dengan Do’a bersama yang dipimpin langsung  Kepala Satuan Polairud Polres Polman AKP. Ramli

Kemudian Kapolres bersama Sat Polair Polres Polman, Personel TNI AL dan perikanan melakukan tabur bunga

Mereka juga melepas karangan bunga dengan nama masing-masing awak KRI Nanggala 402 yang gugur.

Dikutip di tribunnews, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono menerima dokumen Akta Kematian 53 ABK KRI Nanggala-402.

Dokumen tersebut diserahkan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh di Lobby Gedung Utama RE Martadinata Mabesal Cilangkap Jakarta Timur pada Kamis (29/4/2021).

Penyerahan dokumen tersebut merupakan wujud dukungan Kementerian Dalam Negeri untuk memudahkan keluarga

Atau ahli waris dalam mengurus administrasi dokumen pokok atas gugurnya prajurit-prajurit terbaik TNI AL saat melaksanakan latihan penembakan torpedo di perairan utara Bali pada Rabu (21/4/2021) dini hari lalu di kedalaman 838 m.

Selain akta kematian, diserahkan pula dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga (KK)

Dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) terbaru bagi keluarga yang ditinggalkan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved