Tribun Bulukumba
Tak Usulkan Nama, Fraksi PKB DPRD Bulukumba Sebut Pembentukan Pansus RPJMD Terlalu Dini
Tak Usulkan Nama, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Bulukumba Sebut Pembentukan Pansus RPJMD Terlalu Dini
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, menyebut pembentukan Pansus RPJMD terlalu dini.
Hal tersebut membuat Fraksi PKB tak mengusulkan nama legislatornya untuk menjadi bagian dari pansus.
Itu disampaikan oleh Legislator PKB Bulukumba, Andi Soraya Widyasari, Rabu (5/5/2021).
Tidak dimasukkannya nama dari anggota Fraksi PKB, kata Andi Yaya, sapaannya, bukan berarti tidak mendukung pemerintah.
Tapi Fraksi PKB justru memberikan pandangan berbeda.
Berdasarkan regulasi, kata dia, ada tahapan dan sistematika yang diatur dalam Permendagri Nomor 86.
Yang Fraksi PKB pahami, bahwa dalam tahapannya ada yang dikatakan rancangan awal, ada rancangan dan juga ada rancangan akhir.
"Pada paripurna penyerahan awal RPJMD Kabupaten Bulukumba 2021-2026 untuk penetapan nama nama pansus menurut kami terlalu cepat untuk disampaikan," katanya.
"Karena masih dalam tahap rancangan awal, dimana setelah ini masih ada pembahasan selama 10 hari," tambahnya.
Ia kemudian menjelaskan, setelah tahapan 10 hari itu, nantinya akan turun rancangan, dan rancangan itu kemudian akan dimusrenbangkan.
Dan setelah musrenbang, lanjut dia, barulah keluar rancangan akhir.
"Bagi kami, pada rancangan akhir inilah baru pembentukan pansus. Karena pansus harus betul betul fokus membahas produk hukum yang mana akhirnya nanti akan terealisasi menjadi perda," jelas Andi Yaya.
"Olehnya itu jelas alasan kami untuk tidak memasukkan nama pada tahap rancangan awal ini, kecuali pada saat nanti seiring sejalan pada saat selesainya rancangan kami nanti akan berkoordinasi," pungkasnya.
Sekadar informasi, paripurna penyerahan RPJMD dan pengumuman nama anggota pansus RPJMD sudah dilaksanakan Selasa (4/5/2021) kemarin.
Dalam rapat tersebut, Andi Soraya memang melakukan intrupsi.
Ia menyampaikan bahwa Fraksi PKB memilih untuk tak memasukkan nama dalam tim pansus.
Selain itu, Andi Soraya juga meminta Pemda segera menindaklanjuti rekomendasi DPRD Bulukumba.
Seperti memasang kembali median jalan yang sebelumnya dibongkar di Jalan Samratulangi.(*)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/legislator-pkb-bulukumba-andi-soraya-widyasari-vc.jpg)