Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Polres Luwu Timur Bakal Tindak Tegas Warga yang Nekat Mudik

Petugas Polres Luwu Timur yang berjaga di pos penyekatan akan memberikan tindakan tegas bagi pemudik.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Suryana Anas
Polres Luwu Timur
Kabag Ops Kompol Akbar Andi Malloroang (kiri) bersama Kapolres Luwu Timur AKBP Indratmoko 

Petugas gabungan mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, dinas perhubungan, tenaga kesehatan, BPBD, dan Linmas. 

"Sementara peraturan pelarangan bepergian tersebut akan mulai diberlakukan tanggal 6-17 Mei 2021," katanya.

Aparatur sipil negara (ASN) beserta keluarganya juga dilarang bepergian ke luar daerah atau mudik menjelang dan usai Hari Raya Idulfitri 1442H.

Kebijakan tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 8/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti Bagi Pegawai ASN dalam Masa Pandemi Covid-19.

Pembatasan kegiatan bepergian ke luar daerah berlaku selama tanggal 6-17 Mei 2021. 

"Pegawai ASN dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan/atau mudik pada periode 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021," bunyi surat tersebut.

Pemkab Luwu Timur akan mendirikan empat pos penyekatan.

Pos akan ditempatkan di wilayah Tambangan, Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana.

Wilayah Tambangan ini berbatasan langsung dengan Sulawesi Tengah (Sulteng) dan dapat dilalui lewat Jalan Trans Sulawesi. Wilayah ini menjadi pintu masuk warga Sulteng masuk ke Luwu Timur maupun sebaliknya.

Kemudian pos didirikan di Pelabuhan Nuha, lokasi ini juga menjadi perlintasan warga Sulteng keluar masuk Luwu Timur.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved