Tribun Sulsel
Mendagri Larang Pejabat Bukber Hingga Halalbihalal, Begini Respon Andi Sudirman
Mendagri Larang Pejabat Bukber Hingga Halalbihalal, Begini Respon Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan surat edaran terkait pelarangan buka puasa bersama dan Halalbihalal bagi pejabat pemerintahan se-Indonesia.
Surat yang diteken Tito di Jakarta pada, Selasa (4/5/2021) bernomor 300/2784/SJ itu ditujukan pada Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Indonesia.
Dalam surat tersebut berisikan pelarangan kegiatan buka puasa beraama pada bulan Ramadan dan kegiatan open house Halalbihalal pada Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah/2021 Masehi.
"Mencermati terjadinya peningkatan kasus penularan Covid-19 khususnya pada perayaan Idulfitri 1441 H/Tahun 2020 yang lalu serta pasca libur Natal dan Tahun Baru 2021," ujar Tito sesuai surat edaran.
"Perlu dilakukan antisipasi pelaksanaan kegiatan selama Bulan Ramadan 1442 H/Tahun 2021 dan menjelang perayaan, saat, dan pasca Hari Raya Idulfitri 1442 H/Tahun 2021," tulis Tito.
Sehubungan dengan hal tersebut, lanjut mantan Kapolri itu, maka diminta kepada Gubernur/Bupati/Wali Kota mengambil langkah-langkah sebagai berikut:
1. Melakukan pelarangan kegiatan buka puasa bersama yang melebihi dari jumlah keluarga inti ditambah 5 orang selama Bulan Ramadan 1442 H/Tahun 2021.
2. Menginstruksikan kepada seluruh pejabat/ASN di daerah untuk tidak melakukan open house/Halalbihalal dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1442 H/Tahun 2021.
Menanggapi hal tersebut, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan, Open House saat Lebaran dan pascalebaran tidak dibolehkan bagi pejabat se-Sulsel.
"Tak ada (open house), tidak boleh," ujarnya ditemui di kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo Makassar, Selasa (4/5/2021).
Namun untuk silaturahmi, kata dia, boleh saja.
"Tapi tidak boleh membuka open house. Jadi untuk acara-acara karena kebetulan Lebaran (tidak boleh)," katanya.
"Kalau silaturahmi boleh kapan saja. Tapi teratur. Satu dua orang kita terima. Dua tiga orang mau datang silakan," katanya
Salat Ied Terdekat Dari Rumah
Andi Sudirman mengatakan, saat ini mudik dilarang.
"Kemudian masing-masing di masjid. Kita sarankan di pekarangan-pekarangan masjid bisa dilakukan salat ied," katanya.
"Atau dimana tempat-tempat yang lapang silakan masing-masing tingkatan RT tidak harus kumpul dimana. Nggak usah begitu. Kita justru mau dipencar-pencarkan," tuturnya.
Lalu dimana Plt Gubernur akan salat Ied? "Terdekat dengan rumah. Dimana ajalah," ujarnya.(*)