Breaking News:

Tribun Bone

Cerita Kakek di Bone Bangun Rumah Bawah Tanah, Awalnya karena Melamun

Cerita Kakek di Kabupaten Bone Bangun Rumah Bawah Tanah, Awalnya karena Melamun

TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI
Bangunan bawah tanah dibuat oleh Zainuddin, warga Dusun Cacae, Desa Awang Cenrana, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. 

Di negeri jiran ia kerja serabutan dari kelapa sawit sampai menjadi tukang batu.

"Saya belajar saat ikut sama teman kerja bangunan di Malaysia. Hampir setahun saya kerja bangunan," ungkapnya.

Zainuddin membangun rumah bawah tanah karena tak ada pekerjaan bisa dilakukan. Dia hanya berdiam diri di rumah.

Sewaktu bekerja, ia mengalami kecelakaan dan tulang selangkangannya patah. Sampai sekarang kadang dia merasakan sakit.

Zainuddin pun sempat jadi tukang ojek, tapi tidak bertahan lama. Ia takut ketika mengendarai motor tulang selangkangannya pernah patah tersebut kembali sakit. Dia takut tiba-tiba pingsan.

"Tidak ada saya kerja dan tinggal melamun. Saya melihat tanah di pekarangan rumah bagus, jadi saya kerja sebagai hiburan," tuturnya.

Namun, kata dia, saat ini untuk kondisi bangunan bawah tanah tersebut masih labil. Perlu disemen agar lebih kuat.

Zainuddin menambahkan perlu pula dibuatkan atap. Sebab, jika hujan turun air masuk dan menggenang. Dikhawatirkan bangunan runtuh.

Ia mengaku butuh dana Rp 50 juta, tapi sekarang dia tak memiliki dana tersebut. Dia hanya tinggal sendiri dan hanya memanfaatkan bantuan dari pemerintah.

"Kalau mau bagus Rp 50 juta sudah cukup. Sudah bisa disemen alas dan dindingnya," tandasnya.(*)

Laporan Kontributor TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved