Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Pinrang

18 Sekolah di Kabupaten Pinrang Lolos Program Sekolah Penggerak Kemendikbud

Sebanyak 18 sekolah di Kabupaten Pinrang lolos mengikuti program sekolah penggerak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. 

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Sudirman
zoom-inlihat foto 18 Sekolah di Kabupaten Pinrang Lolos Program Sekolah Penggerak Kemendikbud
ist
Dari 18 sekolah yang lolos program sekolah penggerak Kemendikbud, SMP paling banyak yakni 9 sekolah

TRIBUNPINRANG.COM,PINRANG - Sebanyak 18 sekolah di Kabupaten Pinrang lolos mengikuti program sekolah penggerak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. 

Hal itu sesuai surat keputusan Dirjen Paud Dikdasmen Kemendikbud tentang penetapan satuan pendidikan pelaksana sekolah penggerak No 6555/C/HK.00/2021 tertanggal 30 April 2021.

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, Nahrun membenarkan hal tersebut.

"Iya betul, ada 18 sekolah di Kabupaten Pinrang yang lolos program sekolah penggerak Kemendikbud," ujarnya.

Sekolah yang lolos tersebut mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA.

"18 sekolah yang lolos tersebut antara lain untuk jenjang TK tiga sekolah, SD sembilan sekolah, SMP tiga sekolah, dan SMA tiga sekolah," sebutnya.

Nahrun mengatakan, kepala sekolah mengikuti berbagai seleksi mulai dari tes tulis hingga wawancara.

"Kepala sekolah melewati tes tertulis hingga wawancara. Dari hasil tersebut, Alhamdulillah ada 18 sekolah yang dinyatakan lolos," bebernya.

Ia menuturkan program sekolah penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia.

Yakni dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar pancasila.

"Program Sekolah Penggerak ini berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa yang mencakup kompetensi literasi, numerisasi dan karakter," ujarnya.

Manfaat dari program ini dapat meningkatkan hasil mutu pendidikan dalam waktu tiga tahun.

"Juga membantu percepatan digitalisasi sekolah, meningkatkan kompetensi guru dan kepala sekolah, dan memperoleh tambahan anggaran untuk pembelian bahan ajar bagi pembelajaran dengan paradigma baru," bebernya.

Nahrun berharap, 18 sekolah yang lolos tersebut agar memanfaatkan semaksimal mungkin kesempatan ini.

"Untuk kepala sekolah agar mengemban amanah ini dan bertanggung jawab agar pendidikan di Pinrang lebih baik kedepannya," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved