Gempa Sulbar
BMKG: Selama April 2021, Sulbar Diguncang Gempa 10 Kali
Badan Metererlogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) selama April 2021 diguncang gempa sebanyak 10 kali.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Badan Metererlogi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) selama April 2021 diguncang gempa sebanyak 10 kali.
Daerah yang paling terbanyak diguncang yakni, wilayah Mamasa, Sulawesi Barat yang disebabkan oleh patahan patahan Saddang.
Hal itu disampaikan Prakirawan BMKG Stasiun II wilayah Majene, Hadi Nur Rohman, dalam pesakit rilisnya, Senin (3/5/2021).
Frekwensi gempa bumi di Sulbar rentang magnitudo mulai dari terendah 2,3 SR sampai terbesar 3,9 SR.
Dari 10 kali gempa mengguncang wilayah Sulbar selama April 2021 hanya sekali dirasakan.
Gempa bumi tersebut didominasi gempa dengan kategori dangkal.
Dalam rilisnya disampaikan, meskipun gempa di April 2021 terbilang sedikit dan jarang terjadi, tapi BMKG mengingatkan harus tetap waspada.
Sekedar diketahui pada 15 Januari 2021 lalu, Sulbar dilanda gempa besar dengan kekuatan 6,2 SR.
Dampak gempa paling dirasakan yakni Kabupaten Majene dan Mamuju.
Guncangan gempa itu menyebabkan ribuan rumah, perkantoran dan fasilitas umum mengalami kerusakan.
Selain itu, ratusan orang meninggal dunia dan mengalami luka luka tertimbun material bangunan.
Bahkan hingga saat ini, ada ratusan warga Majene masih bertahan di posko pengungsian.
Mereka meninggalkan perkampungannya karena tempat tinggalnya dianggap sudah tidak layak huni pasca gempa 6,2 SR.
Ratusan warga berada di sebuah perkampungan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Mereka menunggu janji pemerintah untuk merelokasi ke tempat yang lebih aman. (*)