Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Bulukumba

Hardiknas, Legislator Golkar Bulukumba: Semoga Tidak ada Lagi Anak Putus Sekolah

Hari Pendidikan Nasional alias Hardiknas, setiap tahunnya diperingati pada tanggal 2 Mei.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
Dok Pribadi
Legislator Golkar Bulukumba, Juandy Tandean (memegang mic). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Hari Pendidikan Nasional alias Hardiknas, setiap tahunnya diperingati pada tanggal 2 Mei.

Tanggal 2 Mei ditetapkan sebagai Hardiknas, karena bertepatan dengan hari jadi atau lahirnya Ki Hadjar Dewantara.

Tanggal itu dipilih untuk mengenang jasanya, yang telah berjuang besar untuk pendidikan pribumi Indonesia di era kolonialisme.

Pria bernama asli Raden Mas Soewardi Soerjaningrat itu, lahir di Pakualaman, Yogyakarta, 2 Mei 1889.

Ia juga dikenal sebagai pencetus Taman Siswa.

Pada perayaan Hardiknas tahun ini, dengan kondisi pandemi yang masih mewabah, mengahadirkan harapan dari banyak pihak.

Apalagi hingga saat sekolah tatap muka belum dapat dilaksanakan dengan alasan untuk memutus mata rantai penyenaran Covid-19.

Salah satu harapan, disampaikan oleh Anggota DPRD Bulukumba dari Fraksi Golkar, Juandy Tandean.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional, terima kasih kepada para guru atas jasanya yang telah mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata JT, akronim namanya, Minggu (2/5/2021).

Juandy Berharap diperingaaltan Hardiknas kali ini, pemerintah bisa lebih berupaya dalam meningkatkan taraf hidup para guru khususnya honorer.

Tak hanya itu, ia juga berharap agar pemerintah menjamin tak ada lagi anak-anak putus sekolah hanya karena persoalan biaya.

“Semoga kualitas pendidikan kita semakin baik fasilitasnya bagus kesehateraan pendidikanya meningkat,” tambahnya.

Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba, komisi A ini melanjutkan Peringatan Hari Pendidikan (Hardiknas) Tahun 2021, harus menjadi momen kebangkitan dan perbaikan dunia pendidikan.

Selain itu, Ia juga berharap ditengah bencana wabah Covid-19 yang sedang melanda negeri ini, guru tetap semangat mencerdaskan anak bangsa di semua lini kehidupan.

“Pendidikan yang kuat harus selaras dengan Kebudayaan yang maju. Dengan kata lain pendidikan yang kuat harus menjadi budaya dikalangan masyarakat,” pungkasnya. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved