Breaking News:

TRIBUN TIMUR WIKI

Sejarah Babi Ngepet di Indonesia, Terlahir dari Pemikiran Primitif

kepercayaan seperti ini baru akan lenyap jika rasionalisme berpikir sudah benar-benar berkembang.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Waode Nurmin
tribunjakarta.com
Tersangka Adam Ibrahim pelaku rekayasa babi ngepet. Ia memesan babi secara online dari pencinta binatang seharga Rp 900 ribu, dengan ongkos kirim Rp 200 ribu. 

Meski hanya sebagai Mitos atau cerita rakyat, tak jarang masyarakat masih mempercayai adanya Babi Ngepet.

Tidak diketahui pasti, sejak kapan Mitos Babi Ngepet ini muncul.

Dikutip dari Wikipedia, Guru Besar Pendidikan Bahasa Jawa pada Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Suwardi Endraswara, dalam bukunya Dunia Hantu Orang Jawa memaparkan mitos babi ngepet sebagai penjelmaan dari seseorang yang menggunakan ilmu hitam pesugihan dengan cara mengubah dirinya untuk sementara menjadi babi siluman sehingga dapat dengan mudah melakukan pencurian.

Asian Folklore Studies terbitan Asian Folklore Institute memaparkan bahwa konsep perubahan manusia ke binatang ini serupa dengan konsep werewolf di Barat.

Dalam mitos ini diceritakan, tindakan pesugihan ini dilakukan hanya pada malam hari tertentu dan oleh dua orang, biasanya sepasang suami istri dengan suami sebagai tuan yang akan menjadi babi dan istri sebagai pembantunya.

Tindakan ini didahului dengan puasa beberapa hari sebelumnya.

Tindakan ini juga disertai sesaji yang terdiri atas kembang setaman, minyak wangi, kopi pahit, jajan pasar, kemenyan atau setanggi dan darah ayam cemani, serta dilengkapi dengan baskom berisi air yang di tengahnya ditaruh sebatang lilin atau lampu minyak kecil (senthir).

Tindakan dimulai dengan si tuan akan membungkus dirinya dengan kain hitam sehingga secara ajaib berubah bentuk menjadi seekor babi.

Si babi ngepet ini kemudian akan keliling kampung dengan hati-hati agar tidak terlihat orang untuk mencuri.

Hanya dengan menggesekkan tubuhnya ke dinding rumah, maka uang dan perhiasan pemilik rumah secara ajaib akan terambil.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved