Breaking News:

Tribun Parepare

Capai Empat Miliar Lebih, Program BPUM Gerakkan Ekonomi Parepare

jumlah tersebut lebih besar dibanding tahun 2020 yang hanya mencapai 1.643 orang, dari sekira 26.000 pelaku UMKM Parepare

TRIBUN TIMUR/DARULLAH
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare, Abdul Latif 

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE – Sedikitnya empat miliar lebih dana dari bantuan tunai program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (BLT UMKM) telah kucur di Kota Parepare selama tahun 2021.

Bantuan ini telah diterima sekira 3.925 pelaku UMKM sejak Maret lalu.

Program yang difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Parepare ini, sejak dua pekan lalu kembali dibuka dan saat ini tengah dilakukan pengimputan data dan verifikasi. Rencananya, awal Juli mendatang pemerintah akan kembali mengucurkan bantuan kepada yang berhak menerima.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare, menjelaskan, antusias masyarakat Parepare mendapatkan bantuan tambahan modal dari program BPUM tahap dua cukup tinggi. Terbukti hanya dalam waktu dua pekan, jumlah pendaftar berhasil mencapai 2.200 orang.

“Sampai hari ini tercatat ada 2.200 pendaftar, dan saya yakin jumlahnya masih akan bertambah karena data yang tercatat di Kementerian Koperasi dan UKM, pelaku UMKM Kota Parepare, jumlahnya cukup besar,” kata Latif, Kamis, 29 April 2021.

Di temui di ruang kerjanya, Latif menjelaskan, jumlah tersebut lebih besar dibanding tahun 2020 yang hanya mencapai 1.643 orang, dari sekira 26.000 pelaku UMKM Parepare yang terdata di Kementerian Koperasi dan UKM.

Sebelumnya, awal tahun ini, Dinas Tenaga Kerja Kota Parepare juga berhasil memfasilitasi sebanyak 3.925 pelaku UMKM mendapatkan bantuan tunai BLT UMKM dengan besar bantuan Rp.1,2 juta per orang.

“Alhamdulillah, yang tahap pertama saat ini dananya telah cair dan telah dinikmati oleh masyarakat Kota Parepare. Total dana yang diterima Parepare melalui bantuan ini sebesar Rp.4.710.000.000,” ujar Latif.

Rencananya, pihaknya kata latif, akan kembali membuka pendaftaran program BPUM tahap ketiga, setelah berkas yang masuk di tahap dua rampung diinput dan terverifikasi serta dikirim ke Kementerian Koperasi dan UKM.

Berkas ini dikirim melalui Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan. “Untuk sementara proses pendaftaran kita hentikan karena perlu dilakukan proses input dan verifikasi terhadap data yang telah masuk saat ini,” terang Latif.

Halaman
12
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved