Breaking News:

Tribun Ramadan

Wakapolda Sulbar Cek Kesiapan Posko Penyekatan Mudik di Perbatasan Polman-Pinrang

Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Umar Faroq memantau kesiapan posko penyekatan jelang peniadaan mudik lebaran Idul Fitri 2021

Polres Polman
Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat, Brigjen Pol Umar Faroq memantau kesiapan posko penyekatan jelang peniadaan mudik lebaran Idulfitri 2021, Selasa (270421). 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN --Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat, Brigjen Pol Umar Faroq memantau kesiapan posko penyekatan jelang peniadaan mudik lebaran Idulfitri 2021, Selasa (27/04/21).

Pengecekan dilakukan di posko  perbatasan pintu masuk Sulawesi Barat - Sulawesi Selatan.

Tepatnya di Desa Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) .

Kedatangan Perwira Tinggi Polda Sulbar ini didampingi oleh Dir Lantas Polda Sulbar Kombes Pol Deden Supriyatna.

Dir Intelkam Iwan Surya Ananta dan  Kapolres Polman AKBP Ardi Sutriono.

Dengan menggunakan pakaian dinas lengkap, Brigjen Pol Umar Faroq bahkan turun langsung memberhentikan  kendaraan yang akan masuk ke wilayah Sulawesi Barat .

Setiap kendaraan lewat diperiksa surat kendaraan serta surat Rapid test para pengemudi.

Tujuan penyekatan mudik lebaran dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Kabid Humas Kombes Pol Syamsu Ridwan mengatakan bahwa kedatangan Waka Polda di Polman untuk memastikan pelaksanaan program Pemerintah terkait larangan mudik berjalan dengan lancar.

“Hari ini Pak Waka melakukan safari Ramadhan sekaligus kunker untuk memastikan program larangan mudik berjalan sebagaimana mestinya, " tuturnya.

Penyekatan mulai diberlakukan sejak 24 April hingga 5 Mei 2021.

Selama waktu itu, masyarakat akan dibatasi untuk berpergian  ( meninggalkan) ke luar daerah atau sebaliknya.

Masyarakat baru diperbolehkan ketika melampirkan syarat yang telah ditentukan, seperti memperlihatkan hasil rapid tes.

"Jadi silahkan putar balik dan jangan harap dapat melewati pos penyekatan jika hanya ingin mudik dan tidak mempunyai surat bebas Covid yang valid,” tutur Kabid Humas. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved