Breaking News:

Tribun Jeneponto

Penjelasan Polisi Terkait Penangguhan Penahanan Oknum Kepsek SMK Jeneponto Tersangka Pencabulan

Penjelasan Polisi Terkait Penangguhan Penahanan Oknum Kepsek SMK Jeneponto Tersangka Pencabulan

TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Kanit PPA Polres Jeneponto, Ipda Uji Mughni 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Penangguhan penahanan terhadap Kepala Sekolah (Kepsek) SMK inisial KR dibenarkan oleh penyidik Polres Jeneponto.

Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Jeneponto, Ipda Uji Mughni membenarkan penangguhan tersebut.

"Iya benar, itukan adalah hak tersangka," ujarnya saat di konfirmasi tribunjeneponto.com di ruang kerjanya, Selasa (27/4/2021).

Menurutnya ia memberikan penangguhan terhadap KR karena ia menyakini tersangka tidak akan melarikan diri.

Selain itu, pihak penyidik juga tidak meragukan bahwa KR akan menghilang semua barang bukti jika memang masih ada.

"Alasannya adalah kami berkeyakinan dia tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, dan menghilang," sebutnya.

Tersangka mulai ditangguhkan penahanannya sejak 15 April 2021 lalu.

Selama penangguhan berjalan maka pihak penyidik tidak memperbolehkan KR keluar kabupaten tetapi untuk beraktivitas seperti biasa di sekolahnya itu dibolehkan.

"Kalau beraktivitas kembali bisa, dia kan masih menjabat sebagai kepala sekolah, kecuali keluar kota tidak boleh," sebutnya.

Meski diberikan penangguhan proses berkas kepala sekolah SMK Jeneponto, KR tetap dikerjakan dan akan berlanjut ke Kejaksaan Negeri (Kejari).

Halaman
12
Penulis: Muh Rakib
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved