Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Muswil PPPP sulsel

Dukung Aras, DPC Kompak Tolak Abubakar Wasahua sebagai Ketua SC Muswil PPP Sulsel

Ketua DPC PPP Kabupaten Gowa Nursyam Amin mengatakan ketua SC sebagai penyelenggara harus bersikap netral dalam menyelenggarakan Muswil

Tayang:
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Kolase Ketua DPC PPP Bantaeng Andi Sugiarti Mangun Karim, Ketua DPC PPP Kabupaten Bukukumba Askar HL, dan Ketua DPC PPP Gowa Nursyam Amin. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Empat dewan pimpinan cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ramai-ramai memprotes dukungan terbuka Ketua Panitia Pengarah atau Steering Committee (SC) Muswil PPP Sulsel, Abubakar Wasahua.

Keempatnya yaitu DPC PPP Gowa, Bantaeng, Bukukumba, dan Luwu.

Mereka memprotes dukungan terbuka ketua SC kepada salah satu kandidat. 

Bahkan DPC PPP Gowa, Bantaeng, dan Bulukumba meminta Ketua Panitia Pengarah atau Steering Committee (SC) Muswil PPP Sulsel Abubakar Wasahua mundur.

Ketua DPC PPP Kabupaten Gowa Nursyam Amin mengatakan ketua SC sebagai penyelenggara harus bersikap netral dalam menyelenggarakan Muswil PPP Sulsel.

Bahkan Nursyam menyarankan Abubakar Wasahua mundur dari posisinya sebagai ketua SC.

"Masa wasit masa ikut bermain. Tugas SC itu mengatur persidangan, saya sarankan SC mundur, kalau tidak mundur kita nyatakan mosi tidak percaya," kata Nursyam Amin, Minggu (25/4/2021).

Ketua DPC PPP Kabupaten Bantaeng Andi Sugiarti Mangun Karim menyatakan hal serupa.

Andi Ugi mengatakan, SC dan OC harus bersikap netral karena bertugas menyusun agenda sidang dan materi Muswil PPP.

Legislator DPRD Sulsel itu pun menyayangkan dukungan terbuka Abubakar Wasahua.

"Kami DPC PPP Bantaeng meminta SC mundur atau diganti, harus diganti dengan kader yang netral dan dapat dipertanggungjawabkan netralitasnya," kata Andi.

Tak ketinggalan, Ketua DPC PPP Kabupaten Bukukumba H Askar HL mengatakan, dukungan terbuka kepada kandidat menunjukkan Abubakar Wasahua tidak paham aturan organisasi.

Askar mengatakan SC harus bersikap netral.

"Ketika tidak netral berarti dia tidak paham tata cara persidangan. SC tidak paham tata cara organisasi," katanya.

Askar HL berharap, sosok SC dan panitia harus memperlihatkan profesionalisme dalam berorganisasi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved