Breaking News:

Mukjam Ramadan

Walitukabbiru

WALITUKABBIRU ( وَلِتُكَبِّرُوا۟ ) termasuk bentuk kata kerja kompleks; fiil tsulasi mazid. Suku kata dasarnya cuma tiga; kaf, ba dan ra (كبر).

Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Sakinah Sudin
Tribun Timur/ Thamzil Thahir
Ilustrasi. 

Thamzil Thahir

Editor In Chief Tribun Timur

WALITUKABBIRU ( وَلِتُكَبِّرُوا۟ ) termasuk bentuk kata kerja kompleks; fiil tsulasi mazid.

Suku kata dasarnya cuma tiga; kaf, ba dan ra (كبر). Artinya besar, agung, berlipat-ganda.

Setidaknya ada enam huruf dan harakat tambahan; 3 awalan (wauw, lam, dan taa), tasdid di tengah, dan dua akhiran; wauw dan alif.

Jika Anda sering melihat cetakan Deux Ex Machina (Tuhan Bekerja dengan Mesin) adalah ungkapan latin yang bermakna mengangagungkan Tuhan.

Bentuk kata kerja pasif bentuk sedang akan; bentuknya kata kerja sekarang sekaligus akan datang (masdar).

Alquran hanya menggunakannnya sekali; ya di ayat puasa Bulan Ramadan (2:185).

Kalimat وَلِتُكْمِلُوا۟ الْعِدَّةَ (Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya)

Kalimat kompleks ini juga serupa dengan kalimat terdahulunya; "walitukmilul iddata, Walitukabbiru Allahu ala maa hadakum."

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved