Breaking News:

Tribun Mamuju

Perketat Aturan Larangan Mudik, Polda Sulbar Bakal Sanksi Warga Rp100 Juta dan Diminta Putar Balik

Hal tersebut disampaikan saat rapat koordinasi lintas sektor membahas larangan mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah - 2021 M, di Hotel Tomborang

ist
Polda Sulbar rapat koordinasi lintas sektor membahas larangan mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah - 2021 M, di Hotel Tomborang, Mamuju, Jumat (23/4/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Polda Sulbar akan memperketat penjagaan pada saat puncak mudik lebaran.

Hal tersebut disampaikan saat rapat koordinasi lintas sektor membahas larangan mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah - 2021 M, di Hotel Tomborang, Mamuju, Jumat (23/4/2021).

Rakor tersebut dipimpin Karo Ops Kombes Pol Muhammad Helmi.

Turut hadir Dir Lantas, Dir Intelkam, Kabid Humas Kombes Syamsu Ridwan dan perwakilan TNI dan stakeholder lainnya.

Karo Ops Kombes Pol Muhammad Helmi mengatakan, Polda Sulbar mulai mempersiapkan rencana pengamanan operasi Ketupat tahun 2021.

"Polda Sulbar akan menggelar operasi ketupat dari tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 atau selama 12 hari,"katanya.

Operasi tersebut untuk memberikan pengaman dan mengamankan kebijakan larangan mudik untuk menekan penyebaran virus Covid-19.

"Penanganan penyebaran virus covid 19 masih terus dilakukan, mobilisasi massa dapat mengakibatkan kerumunan dan ini berbanding lurus dengan meningkatnya kasus positif covid-19,"ucapnya.

Ia menjelaskan, hal tersebut menjadi dasar nantinya untuk aparat kepolisian dalam melakukan pelarangan mudik lebaran.

"Akan dilakukan penyekatan dan diarahkan untuk putar balik,"katanya.

Halaman
123
Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved