Breaking News:

Tribun Selayar

Berkas Lengkap, Kejari Selayar Tunggu Tersangka Penjualan Pulau Lantingiang Diserahkan

Kasus dugaan penjualan Pulau Lantingiang, di Desa Jinato, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar sudah dinyatakan lengkap alias P21.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
KOMPAS.com
Pulau Lantingiang, di Desa Jinato, Kecamatan Taka Bonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Sedangkan untuk berkas perkara
tersangka Mantan Kades Jinato Abdullah, hingga kini masih dalam proses.

Sementara tersangka pembeli Pulau Lantigiang Asdianti, ditetapkan menjadi daftar pencarian orang (DPO). 

Kasman disangkakan pasal 264 ayat 1 ke-1 KUHP subsider Pasal 266 ayat 1,2 KUHP lebih subsider Pasal 263 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 40 ayat 2 jo. Pasal 33 ayat 3 UU No.5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem.

Sekadar diketahui, sebelumnya, kasus dugaan penjualan Pulau Lantigiang terungkap setelah pengelola Taman Nasional Takabonerate Wilayah II Jinato, mendapat laporan dari petugas resor Jinato.

Dia menemukan fotokopi surat keterangan kepemilikan tanah Pulau Lantigiang, serta surat keterangan jual-beli tanah Pulau Lantigiang.

Dalam kasus ini, seorang pria bernama Syamsul Alam menjual tanah di kawasan Pulau Lantigiang seharga Rp 900 juta ke perempuan bernama Asdianti.

Syamsul Alam sudah menerima uang muka senilai Rp 10 juta dari Asdianti, melalui pria bernama Kasman, yang tidak lain adalah keponakan Syamsul Alam sendiri.

Akta jual-beli pulau antara Syamsul Alam dan Asdianti diteken oleh RS sebagai Sekdes Jinato pada 2015 dan turut diketahui oleh lelaki AH selaku Kades Jinato pada 2015. (TribunSelayar.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved