Breaking News:

Tribun Makassar

Berikut Sembilan Staf Khusus Gubernur Sulsel Dinonaktifkan, Gajinya Rp 8,8 Juta/Bulan

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengatakan, ada sembilan

ist
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel Andi Darmawan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak sembilan Staf Khusus (Stafsus) Nurdin Abdullah dinonaktifkan.

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengatakan, ada sembilan Stafsus Nurdin Abdullah yang terdata dalam Surat Keputusan (SK).

"Jadi dalam SK ada 2 stafsus untuk pimpinan. Stafsus Gubernur dan stafsus Wagub," ujar Andi Darmawan, Rabu (21/4/2021).

Gaji mereka didasarkan pada penilaian kinerjanya yaitu membantu atasan yang ditempati.

Namun saat ini kinerja staf khusus Nurdin Abdullah kini tidak ada lagi.

"Selama Gubernur Nonaktif, tidak ada yang dibantu. Jadi tidak ada penilaian dalam pembayaran. Jadi per Maret dihentikan dulu pembayaran gajinya," katanya.

Para staf khusus akan dinonaktifkan untuk sementara selama Nurdin Abdullah menjalani proses hukum.

"Jadi tidak diberhentikan, karena gaji mereka tetap berada di DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran)," tambahnya.

Dalam Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 76/I/2021, ada 19 nama stafsus Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel.

Khusus Gubernur Sulsel jumlahnya 9 orang sementara Wakil Gubernur Sulsel ada 10 orang.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved