Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Isu Reshuffle Kabinet

7 Menteri Jokowi Dianggap Berkinerja Baik, Bagaimana dengan Mentan Syahrul Yasin Limpo?

Dalam survei tersebut, publik menilai Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berkinerja paling baik.

Editor: Muh. Irham
tribunnews
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Maruf Amin mengenalkan Kabinet Indonesia Maju di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

TRIBUNTIMUR.COM - Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto menjadi menteri yang dianggap paling memuaskan dari sisi kinerja.

Indonesia Presidential Studies (IPS) yang merilis survei terkait evaluasi kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, menempatkan nama Prabowo di jajaran paling atas dalam survei tersebut.

Dalam survei tersebut, publik menilai Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berkinerja paling baik.

Di posisi kedua ada Menteri Keuangan Sri Mulyani, kemudian ada Menteri Sosial Tri Rismaharini di posisi ketiga.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif IPS Nyarwi Ahmad dalam diskusi daring bertajuk 'Reshuffle Lagi di Tengah Pandemi, Buat Apa?', Rabu (21/4/2021).

"Publik menilai Prabowo menteri Jokowi yang paling memuaskan dari sisi kinerjanya (51.4%) menyatakan puas, kemudian Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (45 %), Menteri Sosial, Tri Rismaharini (41.2 %)," kata Nyarwi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menempati posisi keempat disusul Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim di posisi kelima.

"Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno (39 %), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim (37.5%), Menteri BUMN, Erick Thohir (33.6 %) dan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (31.3 %)," ujarnya.

Survei tersebut dilakukan medio Maret hingga April 2021.

Metode yang digunakan adalah multi stage random sampling dengan wawancara tatap muka (kuesioner) kepada 1200 responden, margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen.

Apresiasi IPB Atas Kinerja Mentan

Beberapa waktu lalu, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Arif Satria mengapresiasi hasil kinerja satu tahun kementerian pertanian (kementan) di bawah komando Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL).

Berdasarkan hasil kajian dari IPB, pada tahun 2019 sampai 2020 terlebih di tengah pandemi Covid-19 sektor pertanian mampu meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB), Nilai Tukar Petani (NTP) dan Ekspor Produk Pertanian dan penyerapan tenaga di sektor pertanian tinggi.

Arif menjelaskan kontribusi PDB semula 12,09 persen pada tahun 2019 naik menjadi menjadi 15,01 persen tahun 2020. Khusus subsektor tanaman pangan semula 21,63 persen naik menjadi 25,82 persen.

“Jika dibanding sektor lain, sektor pertanian dapat menjadi penyelamat bagi pembangunan nasional. Sesuai data BPS, mampu tumbuh sekitar 2,22% saat masa krisis seperti sekarang. Pertama empower of last resource dan kedua penyelamat kinerja ekspor,” demikian dikatakan Arif beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved