Tribun Bulukumba
11 Tahun DPO, Tersangka Korupsi Beasiswa Miskin Akper Ditahan di Lapas Bulukumba
Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, akhirnya menahan Riswan Marsal.Riswan Marsal adalah mantan direktur Akper Bulukumba.
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, akhirnya menahan Riswan Marsal.
Riswan Marsal adalah mantan direktur Akper Bulukumba.
Ia merupakan tersangka kasus dugaan korupsi bantuan beasiswa mahasiswa miskin, sekitar tahun 2007 silam.
Sebelum ditahan, Riswan Marsal telah tercatat sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) selama kurang lebih 11 tahun lamanya.
Kasusnya lama mandek di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, sehingga kerap menjadi sorotan aktivis dan mahasiswa.
Ia disebut merugikan negara sebesar Rp331 juta, dari total anggaran sebesar Rp1,1 miliar.
Riswan Marsal resmi ditetapkan sebagai tersangka pada tahun 2009 silam.
Dan sejak itupula, ia menghilang dari Butta Panrita Lopi.
Namun, Senin (19/4/2021) lalu, Riswan Marsal berhasil ditangkap.
Ia dibuat tak berkutik, setelah dijemput paksa di Perumahan Zarindah Permai Blok D2 Nomor 6, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo.
Penangkapan Riswan Marsal oleh Kejari Palopo dilaksanakan setelah dilakukan pemantauan sejak Jumat (16/4/2021) lalu.
Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, Yusran yang dikonfirmasi, Rabu (21/4/2021) membenarkan hal itu.
Ia mengatakan, Riswan sudah dijemput oleh Kejari Bulukumba di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Selasa (20/4/2021) malam.
"Iya, benar (Sudah ditangkap). tadi malam kami jemput di Kejati Sulsel," kata Yusran.
Saat ini, Riswan Marsal dititip di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba, sebagai tahanan kejaksaan.
"Langsung kita bawa ke Lapas Bulukumba, untuk selanjutnya saya belum koordinasi lagi dengan kasi pidsus karena ini perkara lama," pungkasnya. (TribunBulukumba.com)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/riswan-marsal-tengah-kaos-putih-tersangka-korupsi-dana-akper-bulukumba.jpg)