Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gempa Sulbar

Ambruk Saat Gempa, Kantor Gubernur Sulbar Akan Dibangun Ulang Tiga Lantai

Pembangunan ulang kantor gubernur Sulawesi Barat pasca ambruk diguncang gempa bumi magnitudo 6,2 pada 15 Januari lalu, kini dimulai kembali.

Penulis: Nurhadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Proyek pengerjaan kantor gubernur Sulbar pasca ambruk akibat gempa 15 Januari 2021.(tribunnurhadi). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Pembangunan ulang kantor gubernur Sulawesi Barat pasca ambruk diguncang gempa bumi magnitudo 6,2 pada 15 Januari lalu, kini dimulai kembali.

Kepala dinas PUPR Sulbar, M Aksan, mengatakan, pembangunan ulang kantor gubernur pasca gempa bumi 6,2 magnitudo direncanakan dengan matang dan tahan gempa bumi.

"Diushakan rampung secepatnya, sebelum masuk pada proses pengerjaan dilakukan perencanaan yang baik,"kata M Aksan, ditemui di Mamuju, Jumat (16/4/2021).

Aksan mengatakan, saat ini telah memasuki tahap pembongkaran reruntuhan.

"Tahap pembongkran membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan,"ucap Ahsan.

Menurutnya, tahap tersebut terdapat sedikit kendala karena sebagian besar material reruntuhan dari baja.

"Maka diperlukan metode khusus dan tenaga terampil untuk melakukan proses pengerjaan,"ujarnya.

"Dalam proses pengerjaannya harus sangat berhati-hati demi keselamatan para pekerja, tidak boleh menggunakan otot saja,"sambungnya.

Untuk proses perencanaan, lanjut Aksan, diperkirakan rampung hingga dua bulan kedepan.

Setelah selesai, selanjutnya masuk pada kategori fisik multi years contract dan pembangunan kantor akan dimulai pada tahun depan.

"Kemarin kami sudah minta izin kepada gubernur, begitu juga pada pihak kementerian. Sesuai arahan nantinya, jika Gubernur Sulbar sudah memerintahkan pengerjaannya maka pekerjaan sudah mulai dilakukan,"tutur Aksan.

Lebih lanjut Aksan menjelaskan, kantor gubernur Sulawesi Barat akan dibangun menjadi tiga lantai.

"Sebelumnya empat lantai,"ucapnya.

Dikatakan, bencana alam gempa bumi 6,2 Magnitudo pada 15 Januari lalu memberikan pelajaran akan proporsi pembangunan dengan segala faktor keselamatan.

"Kami akan melakukan sertifikasi bagi para tukang bangunan,"katanya.

Para tukang, lanjutnya, harus dapat merakit tulangan beton dengan baik dan benar, agar tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan.

Diketahui, rekonstruksi kantor gubernur Sulbar pasca gempa bumi magnitudo 6,2 pada 15 Januari lalu, dikerjakan oleh PT Waskita, perusahaan konstruksi milik BUMN. (tribun-timur.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved