Breaking News:

Tribun Enrekang

DP3A Enrekang Catat 1.580 Pasangan Menikah di Enrekang Tahun 2020

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Enrekang mencatat 1.580 pasangan yang menikah di Kabupaten Enrekang selama tahun 2020.

ist
Kepala DP3A Enrekang, Burhanuddin 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Enrekang mencatat 1.580 pasangan yang menikah di Kabupaten Enrekang selama tahun 2020.

Jumlah tersebut menurun jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu dimana pasangan menikah mecapai 1.880 pasangan.

Meski begitu, angka kasus perceraian meningkat sekitar 4 persen pada tahun 2020 dimana tercatat ada 315 pasangan yang bercerai.

Hal itu jika dibandingkan dengan tahun 2019 lalu dimana hanya tercatat 301 pasangan yang bercerai.

Hal itu disampaikan oleh Kepala DP3A Enrekang, Burhanuddin saat dikonfirmasi TribunEnrekang.com, Rabu (14/4/2021).

Menurutnya, peningkatan kasus perceraian yang perlu menjadi perhatian elemen terkait dalam hal pencegahan.

Diperlukan adanya bimbingan pra nikah yang efektif dan intensif kepada calon pasangan yang akan menikah. 

Salah satu yang telah disiapkannya untuk hal itu di DP3A sebenarnya adalah Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).

Dimana tugasnya adalah memberi konseling keluarga kepada calon pengantin sebelum menikah, agar bisa memahami situasi pernikahan nantinya.

Hanya saja, sampai saat ini lembaga itu belum berfungsi maksimal karena faktor tenaga konselor yang kurang.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved