Breaking News:

Tribun Bulukumba

Kopel Desak Pimpinan DPRD Bulukumba Berhentikan Sementara M Sabir

Kasus dugaan Korupsi Pengadaan Kapal 30 GT mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar

Muhammad Jafar
Direktur Kopel Bulukumba, Muhammad Jafar 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULI - Kasus dugaan Korupsi Pengadaan Kapal 30 GT mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Kamis (8/04/2021) lalu. 

Satu terdakwa yang disidang dalam perkara ini adalah Anggota DPRD Bulukumba pengganti antar waktu, Muh Sabir dari Partai Demokrat.

M Sabir dilantik 17 Februari 2021 lalu, menggantikan Andi Murniyati Makking yang mengundurkan diri karena maju di Pilkada Bulukumba 2020.

Direktur Kopel Bulukumba, Muhammad Jafar, mengatakan, seharusnya M Sabir diberhentikan sementara sebagai anggota DPRD.

Ini dianggap untuk mempermudah proses persidangan dan penegakan hukum.

Dari awal proses PAW Muh Sabir ini, kata dia, banyak menuai kontroversi dari masyarakat terutama para penggiat anti korupsi.

"Dari awal kita ingatkan Pimpinan DPRD dan Partai Demokrat untuk tidak menciderai lembaga terhormat di Bulukumba," kata Jafar, Senin (12/4/2021)

"Dari awal kita ingatkan untuk mempertimbangakn pelantikan Muh Sabir sebagai anggota DPRD PAW yang saat itu sudah berstatus tersangka Korupsi. Tapi sepertinya Pimpinan DPRD dan Partai Demokrat tak Peduli soal itu," tambahnya.

Karena kasusnya sudah masuk dalam persidangan, lanjut dia, artinya berkas sudah lengkap dan status berubah dari tersangka menjadi terdakwa.

Maka berdasarkan ketentuan dalam PP 12/2018 Pasal 115, Muh. Sabir sudah harus diberhentikan sementara sebagai anggota DPRD Bulukumba.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved