Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

STIE Nobel Indonesia

Dibekali Badan Usaha, 520 Wisudawan S1 & S2 STIE Nobel Indonesia Siap Cetak Lapangan Kerja

Ratusan wisudawan dan wisudawati mengikuti upacara wisuda Sarjana Angkatan XVI dan Pascasarjana Angkatan VIII STIE Nobel Indonesia

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Upacara wisuda STIE Nobel Indonesia di Phinisi Ballroom Claro Hotel and Convention Makassar, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, Kamis, (08042021) siang.(Tribun-TimurMuslimin Emba). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ratusan wisudawan dan wisudawati mengikuti upacara wisuda Sarjana Angkatan XVI dan Pascasarjana Angkatan VIII Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nobel Indonesia

Upacara wisuda itu, berlangsung di Phinisi Ballroom Claro Hotel and Convention Makassar, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, Kamis, (08/04/2021) siang.

Orang tua para wisudawan juga dihadirkan dalam momen bahagia para wisudawan tersebut.

Meski masih dalam suasana Pandemi Covid-19, para wisudawan dan orangtuanya hadir dengan penerapan prtokol kesehatan.

Seperti, pemeriksaan suhu tubuh dan pengenaan masker.

Pada wisuda kedua di masa pandemi ini, STIE Nobel Indonesia mengikutkan 520 wisudawan dan wisudawati.

Terdiri dari 72 program sarjana (S1) jurusan manajemen dan akuntansi, dan 448 dari program Magister Manajemen (S2).

STIE Nobel Indonesia tetap berkomitmen mencetak entrepreneur muda yang siap mengabdi untuk kesejahteraan bangsa.

Seperti pada wisuda-wisuda sebelumnya, lulusan STIE Nobel Indonesia kali ini juga telah memiliki badan usaha sendiri yakni CV (Persekutuan Komanditer).

"Menyandang gelar sarjana pada kondisi sekarang ini adalah tantangan sekaligus peluang yang harus ditaklukkan oleh lulusan-lulusan school of business Nobel Indonesia," kata Ketua STIE Nobel Indonesia, DR H Mashur Razak, SE, MM.

Terlebih di tengah pandemi, kreativitas dan mentalitas jiwa pengusaha kata Mashur Razak, sangat dituntut.

Sehingga, lanjut Mashur, entrepreneur ulung jebolan STIE Nobel mampu menjawab tantangan itu.

"Sebagaimana pepatah bijak yang mengatakan bahwa pelaut ulung itu selalu lahir dari lautan dengan ombak dan badai yang besar," ujarnya.

Mashur pun berharap, para lulusan yang telah diwisuda benar-benar dapat menjadi sarjana yang dapat mengembangkan bisnis dan menciptakan lapangan kerja.

Dia juga mengharapkan para lulusan STIE Nobel Indonesia dapat memberi kontribusi dalam mendorong pembangunan ekonomi dan mengatasi masalah pengangguran.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved