Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jelang PSM vs PSIS

Pulang Kampung, Marwal Iskandar Eks PSM Motivasi Pemain Muda se-Luwu Raya

di klub berjuluk Pasukan Ramang, Marwal jadi bagian saat tim ini meraih posisi runner-up Liga Indonesia

Tayang:
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/CHALIK
Marwal Iskandar (kiri) di Stadion Lagaligo Palopo belum lama ini 

Selepas dari Persib, petualangan Marwal berlanjut ke PSMS Medan (2004-2005) dan Persipura (2005-2006).

Di Persipura, Marwal menggenggam trofi juara Liga Indonesia 2005 setelah di final mengalahkan Persija Jakarta.

Sukses di Persipura, Marwal menyeberang ke Persija.

Di klub ibu kota, pencapaian terbaik Marwal adalah semifinal Liga Indonesia 2007 dan peringkat tiga Copa Indonesia (2006 dan 2007).

Dari Persija, Marwal melengkapi impiannya membela enam klub besar Indonesia dengan menerima tawaran manajemen Persebaya Surabaya pada 2007.

Selepas dari Persebaya, Marwal berturut-turut berkostum Deltras Sidoardo, Persikab Bandung, Palangkaraya FC, dan Persibo Bojonegoro.

Selain memperkuat belasan klub, nama Marwal sempat masuk dalam daftar pemain Timnas Indonesia U-23 menghadapi Pra Olimpiade 2000.

Setelah pensiun sebagai pemain, Marwal beralih profesi menjadi pelatih.

Ia mengawalinya dengan melatih Makassar United.

Meski berstatus klub amatir, Makassar United kerap mengikuti turnamen berskala nasional dan internasional, di antaranya Celebes Cup di Bandung dan Piala Gubernur Aceh.

Selepas dari Makassar United, Marwal menjadi staf pelatih Akademi Sepakbola Frenz International yang berbasis di Malaysia pada periode 2011-2015.

Pengalaman melatih di Malaysia jadi bekal Marwal mencoba peruntungan di klub tanah air.

Sebelum menjadi pelatih kepala di PSPS Pekanbaru pada 2017, Marwal sempat menjadi asisten pelatih di Borneo FC (2015) dan Persela Lamongan (2016).

Ia juga tercatat menjadi Direktur Teknik Persik Kediri yang berhasil promosi ke Liga 1 pada 2019.

Selain menjadi pelatih, Marwal juga berbagi ilmu dengan menjadi instruktur pada kursus kepelatihan.

Ia mengawalinya pada 2015 dengan menjadi asisten Sutan Harhara yang menjadi instruktur kepala pada sejumlah kursus sampai 2018.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved