Kesehatan
6 Gejala Kanker Serviks, Salah Satunya Nyeri Saat Berhubungan Intim
Kanker serviks terjadi karena adanya pertumbuhan sel yang tidak normal. Setiap orang mengalami gejala kanker serviks yang berbeda-beda.
TRIBUNTIMUR.COM - Kanker serviks terjadi karena adanya pertumbuhan sel yang tidak normal. Setiap orang mengalami gejala kanker serviks yang berbeda-beda.
Jadi, Anda perlu memerhatikan tanda yang Anda alami supaya bisa mendapat perawatan yang sesuai.
Sebelum mengetahui apa saja gejala yang bisa Anda rasakan, Anda perlu mengetahui faktor-faktor apa saja yang meningkatkan risiko kanker serviks.
Mengutip dari Cancer Research UK (cancerresearchuk.org), usia tertentu berpengaruh pada potensi kanker serviks.
Umumnya, kanker serviks diderita oleh wanita muda yang berusia kurang dari 45 tahun. Kebiasaan merokok dan infeksi virus tertentu, seperti HIV, juga bisa memperparah kondisi Anda. Selain memerhatikan faktor risiko, beberapa gejala ini perlu Anda perhatikan.
1. Pendarahan
Darah biasa dikeluarkan wanita saat menstruasi. Namun, kondisi itu bisa jadi gejala kanker serviks jika terjadi meski Anda sedang tidak menstruasi atau terjadi setelah Anda memasuki masa menopause.
Selain itu, pendarahan karena kanker serviks juga bisa terjadi setelah Anda melakukan hubungan seksual.
Meski demikian, sebaiknya jangan melakukan diagnosa pribadi. Anda perlu memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah pendarah memang karena kanker serviks atau karena faktor lain.
2. Muncul Rasa Sakit
Selain pendarahan, kanker serviks juga mengakibatkan rasa tidak nyaman dan rasa sakit saat Anda berhubungan seksual.
Kondisi itu disebut dengan istilah dyspareunia. Namun, sama seperti poin sebelumnya, rasa sakit saat berhubungan seksual juga bisa disebabkan oleh faktor yang lain.
3. Nyeri saat berhubungan intim
Pada stadium lanjut, tanda yang muncul dapat lebih beragam, salah satunya adalah nyeri panggul saat berhubungan intim.
Nyeri ini menimbulkan rasa tidak nyaman sewaktu berhubungan intim.
Jika Anda merasakan keluhan ini, segera periksakan diri ke dokter guna memastikan penyebabnya. Pasalnya, selain dikaitkan dengan penyakit kanker serviks, keluhan ini juga dapat dipicu oleh penyakit lain, seperti endometriosis atau fibroid.
4. Frekuensi buang air kecil meningkat
Sakit saat buang air kecil dan tidak bisa menahan keinginan untuk buang air kecil juga menjadi gejala atau ciri-ciri kanker serviks.
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh sel kanker yang tumbuh mengelilingi leher rahim, lalu menyebar hingga ke kandung kemih.
Namun gejala ini juga bisa muncul akibat infeksi saluran kemih (ISK), sehingga Anda perlu untuk ke dokter untuk memastikannya.
5. Mudah lelah
Ciri lain yang akan muncul saat Anda menderita kanker serviks adalah mudah lelah. Kondisi ini terjadi akibat perdarahan yang tidak normal pada vagina, sehingga lama kelamaan tubuh mengalami kekurangan sel darah merah (anemia) yang menyebabkan munculnya rasa lelah.
Rasa lelah yang dirasakan biasanya akan berlangsung setiap saat dan tidak hilang meskipun Anda telah beristirahat cukup.
6. Gejala yang Lain
Cancer Research UK menyebutkan bahwa masih ada gejala kanker serviks lain yang bisa Anda alami. Misalnya, keputihan yang keluar dan menimbulkan bau yang tidak sedap.
Selain itu, Anda bisa mengalami rasa sakit di bagian panggul.
Jika Anda mengalami gejala-gejala itu, segera periksakan diri ke dokter. Nantinya, dokter akan melakukan pemeriksaan dan menganalisa gejala yang Anda alami. Setelah itu baru perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda bisa dilakukan.
Beberapa jenis pengobatan bisa Anda lakukan jika terdiagnos menderita kanker serviks. Jenis pengobatan yang dimaksud adalah operasi, kemoterapi, radioterapi, dan jenis perawatan yang lain. Supaya pengobatan bisa berjalan maksimal, jangan lupa untuk menerapkan pola hidup sehat, ya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-kanker-serviks_20180408_121617.jpg)