Breaking News:

Tribun Kampus

FUF UIN Alauddin Gelar Workshop, Bahas Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Aauddin Makassar

TRIBUN TIMUR/IKHSAN
Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar melaksanakan Workshop Kurikulum dengan Tema "Review Kurikulum menuju Merdeka Belajar Kampus Merdeka. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar melaksanakan Workshop Kurikulum dengan Tema "Review Kurikulum menuju Merdeka Belajar Kampus Merdeka."

Bertempat di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar, Sabtu (27/3/2021).

Hadir sebagai peserta dalam kegiatan ini adalah para dosen dari Fakultas Ushuluddin dan Filsafat serta wakil mahasiswa Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar.

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Aauddin Makassar, Dr. Muhsin, menghadirkan, Pakar Pendidikan Nasional di Bidang Review Kurikulum Perguruan Tinggi, Dr. Syamsudduha.

Saat memberikan sambutan, Dekan Fakultas Ushuluddin menyebutkan, kegiatan kurikulum ini sangat penting, karena merupakan bagian dari siklus akademik dalam dunia perguruan tinggi.

Ia juga mengingatkan, review kurikulum ini merupakan respon Fakultas Ushuluddin terhadap kemajuan Ilmu Pengetahuan.  

“Kegiatan ini perlu dilakukan karena ada beberapa mata kuliah yang perlu ditinjau ulang untuk merespon perkembangan ilmu pengetahuan," ujarnya.

Lanjutnya, hal ini juga merupakan respon terhadap Merdeka Belajar, Kampus Merdeka yang digaungkan oleh Mentri Pendidikan, Nadiem Makarim.

Kegiatan ini dibagi atas dua sesi. Sesi pertama terkait dengan Wawasan Desain Kurikulum di Tingkat Faultas. 

Sedang di sesi kedua terkait dengan Review Kurikulum di Tingkat Program Studi.

Sementara, Dr. Syamsudduha menyebutkan, dalam menyikapi era 4.0 saat ini.

Pendidikan diharapkan dapat mengakomodir, dan mempersiapkan para peserta didik untuk dapat memiliki ketrampilan abad 21, yakni 6C 

"Apa itu 6C? Yaitu; Communication, Collaborative, Compassion, Critical Thinking, Creative Thinking, Computation Logic. Semua ketrampilan ini harus terimplikasi dalam kurikulum kita nantinya," jelasnya.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved