Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Keluarga Tersangka Diklat Maut KPA Sangkar Lutim Mengadu ke Polisi, Duga Ada Senior Terlibat

Sejumlah keluarga tersangka diklat maut Kelompok Pecinta Alam (KPA) Sanggar Kreatif Anak Rimba (Sangkar) Luwu Timur mengadu ke Polsek Wotu.

Ist
Polres Luwu Timur sudah menetapkan 20 panitia dari 21 panitia sebagai tersangka diklat maut KPA Sangkar Luwu Timur, Jumat (19/3/2021) 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Sejumlah keluarga tersangka diklat maut Kelompok Pecinta Alam (KPA) Sanggar Kreatif Anak Rimba (Sangkar) Luwu Timur mengadu ke Polsek Wotu.

Salah seorang keluarga tersangka berinisial DS mengatakan, pihaknya dan orang tua tersangka yang lain sudah mengadu ke Polsek Wotu.

Mereka mengadu karena menduga ada senior di KPA Sangkar Luwu Timur yang turut terlibat tapi tidak ditangkap polisi alias bebas berkeliaran.

"Oleh polisi di Polsek Wotu, kami disuruh melapor ke Polres Luwu Timur," kata DS kepada TribunLutim.com, Selasa (23/3/2021).

Dalam diklat yang menewaskan salah seorang peserta bernama Muh Rifaldi (18) ini, Polres Luwu Timur sudah menetapkan 20 panitia dari 21 panitia sebagai tersangka.

Adapun 17 tersangka ditetapkan pada press release yang dipimpin Kapolres Luwu Timur, AKBP Indratmoko di Mapolres, Jumat (19/3/2021) pagi.

Kemudian tiga tambahan tersangka lainnya ditetapkan pada sore, hari itu juga.

Dalam kasus ini, keluarga tersangka berharap polisi adil dalam kasus ini, yaitu juga menangkap senior KPA Luwu Timur.

Dalam diklat ini, ada 14 orang peserta menjadi korban. Peserta terdiri dari tiga dewasa dan 11 anak dibawah umur. Satu peserta dewasa bernama Muh Rifaldi meninggal dunia.

Terkait dengan pasal yang akan diterapkan kepada para tersangka yaitu pasal 351 kemudian 170 dan pasal 55,56, dan juga pasal 80 UU perlindungan anak, dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved