Tribun Makassar
Hadir Nonton PSM di Stadion Gajayana Malang, Andi Suharmika Bakal Jadi Bendahara Golkar Makassar?
Nama Andi Suharmika disebut-sebut calon kuat Bendahara DPD II Partai Golkar Kota Makassar.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Nama Andi Suharmika disebut-sebut calon kuat Bendahara DPD II Partai Golkar Kota Makassar.
Nama Sekretaris Fraksi DPRD Kota Makassar Fraksi Partai Golkar itu dinilai paling layak mendampingi Munafri Arifuddin.
Wacana tersebut semakian menguat setelah beredar foto momen mesra Munafri Arifuddin dengan Andi Suharmika.
Keduanya berfoto di Stadion Gajayana Malang, lokasi laga PSM Makassar kontra Persija Jakarta dalam kompetisi Piala Menpora 2021, Senin (22/3/2021) malam.
Andi Suharmika datang langsung ke Stadion Gajayana Malang mendukung kesebelasan Juku Eja.
Munafri Arifuddin merupakan CEO PSM Makassar.
Dikonfirmasi Tribun Timur, Andi Suharmika enggan menanggapi wacana calon bendahara Golkar Makassar tersebut.
Menurutnya, tidak etis mendahului tupoksi Munafri Arifuddin sebagai ketua formatur terpilih.
Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Appi untuk menyusun skuad partai beringin lima tahun ke depan.
"Saya tidak mau berkomentar soal itu. Kita hargai Pak ketua untuk mengatur semua susunan biar beliau bisa tenang menyusun komposisi pengurus," katanya saat dihubungi Tribun Timur, Senin (22/3/2021) malam.
Selain Andi Suharmika, sejumlah legislator DPRD Kota Makassar datang mendukung langsung PSM Makassar.
Seperti Ketua Fraksi Partai Golkar Kota Makassar Abdul Wahab Tahir, serta legislator Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Rahmat Taqwa Quraisy.
Kemudian Abdi Asmara, serta legislator Fraksi PPP Fasruddin Rusli.
Abdul Wahab Tahir mengatakan kedatangan mereka sejatinya untuk melakukan konsultasi ke BPR Surabaya, Jawa Timur Selasa (23/3/2021) hari ini.
Mereka pun menyempatkan datang langsung ke stadion untuk menonton laga PSM Makassar karena berada di Jawa Timur.
Laga PSM Makassar kontra Persija Jakarta dimenangkan Zulkifli Syukur cs dengan skor 2-0.
Sekedar diketahui, Musyawarah Daerah X Partai Golkar Kota Makassar telah usai dengan terpilihnya Munafri Arifuddin sebagai ketua.
Publik dan kader kini menanti komposisi pengurus Partai Golkar Kota Makassar di bawah komando Munafri Arifuddin.
Kewenangan penentuan komposisi pengurus jadi domain Appi, sapaan, sebagai ketua formatur bersama empat anggota formatur lainnya.
Posisi sekretaris, nama Andi Nurhaldin Halid, Muhammad Irianto Ahmad, dan Usman Sofian disebut-sebut bersaing menempati posisi tersebut.
Sementara posisi bendahara, spekulasi yang berkembang, Appi disebut-sebut akan memilih Andi Suharmika.
Sejumlah kader Golkar juga menilai, Andi Suharmika punya kans mendampingi Appi sebagai bendahara.
Munafri Arifuddin terpilih memimpin Partai Golkar Kota Makassar dalam Musyawarah Daerah X, di Hotel Novotel Jl. Chairil Anwar No.28 Kota Makassar, Selasa (9/3/2021) lalu.
Jalan Appi mulus untuk menduduki kursi Ketua Golkar Makassar. Tidak ada pemungutan suara.
Musda X Golkar Makassar dibuka pukul 10:00 Wita. Pembukaan berlangsung selama satu jam hingga pukul 11:18 WITA.
Setelahnya dilanjutkan agenda sidang Musda X DPD II Golkar Makassar.
Sidang agenda pembahasan jadwal acara musda, penetapan tata tertib, pemilihan pimpinan sidang, pemandangan umum, hingga pemilihan umum formatur rampung dalam kurun waktu satu jam.
Calon ketua Juniar Arge memutuskan mengundurkan diri dari pencalonan. Hal itu ia sampaikan di depan forum.
Alhasil, Munafri Arifuddin pun ditetapkan secara aklamasi pada pukul 12:14 WITA.
Peserta Musda X Golkar Makassar pun merespon dengan gemuruh. Ia menyambut Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar.
Tak ada riak-riak ataupun tensi politik yang memanas.
"Alhamdulillah Musda Golkar Makassar kita selesaikan sesuai arahan Ketua DPD I Bapak Taufan Pawe sebelum duhur," kata Rahman Pina yang memimpin sidang, Selasa (9/3/2021) lalu.
Dalam kesempatan itu, Rahman Pina juga membacakan Surat Diskresi Ketua Umum Airlangga Hartarto yang dikantongi Munafri Arifuddin.
Diskresi dibutuhkan karena Appi belum genap lima tahun menjadi kader Partai Golkar.
Appi akan menakhodai Partai Golkar Kota Makassar selama lima tahun ke depan.
Mantan calon Wali Kota Makassar itu mengatakan siap menjadi mitra kritis pemerintahan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto dan Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi.
Partai Golkar mengontrol lima kursi parlemen di DPRD Kota Makassar.
Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Makassar akan aktif menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan Danny-Fatma.
"Mari jadi sahabat kritis pemerintah. Partai Golkar terdepan memberikan kritikan kepada pemerintah jika ada kebijakan tidak pro rakyat," kata Appi di Hotel Novotel.
Appi mengatakan, fungsi pengawasan Partai Golkar adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat.
"Kita jadi mitra kritis dengan solusi untuk memberikan manfaat bagi warga Kota Makassar. Partai Golkar bukan musuh pemerintah, tapi mitra kritis," ucapnya.
Laporan Kontributor TribunMakassar.com @bungari95
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/munafri-arifuddin-berfoto-dengan-andi-suharmika-di-stadion-gajayana-malang.jpg)