5 Alasan Vaksin Covid-19 AstraZeneca Boleh Digunakan Walaupun Haram dan Mengandung Babi

Lima alasan vaksin Covid-19 AstraZeneca boleh digunakan walaupun haram dan mengandung babi.

Editor: Edi Sumardi
KOMPAS.COM DAN ANTARA
Ilustrasi babi dan vaksin Covid-19 AstraZeneca. Lima alasan vaksin Covid-19 AstraZeneca boleh digunakan walaupun haram dan mengandung babi. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Lima alasan vaksin Covid-19 AstraZeneca boleh digunakan walaupun haram dan mengandung babi.

MUI atau Majelis Ulama Indonesia menyatakan vaksin Covid-19 dari AstraZeneca haram.

Dinyatakan haram karena dalam proses pembuatannya memanfaatkan enzim yang berasal dari babi.

Demikian tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2021.

Ketua MUI bidang Fatwa, Asrorun Ni'am Sholeh pada Jumat (19/3/2021) mengatakan, mesko vaksin Covid-19 AstraZeneca dinyatakan haram, namun MUI menyatakan hukum penggunaan vaksin AstraZeneca disuntikkan pada masyarakat adalah diperbolehkan.

Izin ini dikeluarkan dengan 5 alasan mendasar.

Berikut ini adalah alasan-alasannya:

1. Kebutuhan mendesak

Sebagaimana diketahui, dunia telah menghadapi pandemi Covid-19 setidaknya sejak awal 2020.

Hingga saat ini lebih dari 100 juta orang di ratusan negara telah terpapar virus baru ini.

Tak jarang, di antara kasus infeksi tersebut berakhir dengan kematian.

Bukan hanya aspek kesehatan yang terganggu, pandemi ini juga mengacaukan banyak aspek kehidupan yang lain, hampir semua.

Ekonomi, pendidikan, pariwisata, kesenian, dan sebagainya.

Vaksin merupakan salah satu jalan keluar yang dinilai berperan penting agar dunia bisa segera terlepas dari belenggu pandemi ini.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved