Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BEM FIP UNM Kabinet Narasi Sukseskan Training Leadership Level Up, Ajang Kepemimpinan Lanjutan

Ketua panitia, Tri Adi Mulya mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 29 mahasiswa yang sebelumnya telah melewati tahapan seleksi.

Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Waode Nurmin
BEM FIP UNM
Keterangan: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) Kabinet Narasi menggelar Training Leadership Level Up (LK 2), di Wisma Latobang Makassar selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, (19-21/3/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Makassar (UNM) Kabinet Narasi menggelar Training Leadership Level Up (LK 2), di Wisma Latobang Makassar selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, (19-21/3/2021).

Kegiatan ini mengusung tema Melejitkan Militansi Kelembagaan dan Revitalisasi Sikap Ilmiah Mahasiswa.

Ajang kepemimpinan lanjutan ini dihadiri oleh narasumber kenamaan sebagai pemantik diskusi yakni penulis buku “Orang Miskin Dilarang Sekolah”, Eko Prasetyo.

Selain Eko, kegiatan ini juga mengundang pembicara lain seperti Guru Besar Filsafat UNM Suparlan Suhartono, Direktur Profetik Institute Muhammad Asratillah Senge, Sekretaris Masika Icmi Sulsel Erwin Saputra, Demisioner Presiden BEM UNM Ir Labusab, Demisioner Menristekdikti BEM UNM Muhammad Riszky dan Demisioner Presiden BEM FIP UNM Hadrawi.

Ketua panitia, Tri Adi Mulya mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 29 mahasiswa yang sebelumnya telah melewati tahapan seleksi.

“Jadi sebelumnya semua peserta telah menjalani penyaringan seperti seleksi berkas, screening atau tes keilmuan, dan presentas essay,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Tribun Timur, Jumat (19/3/2021).

Lebih lanjut, Tri Adi Mulya berharap agar kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi emas yang lebih profesional.

"Harapannya kegiatan ini dapat melahirkan kader-kader mahasiswa yang memiliki jiwa organisatoris yang profesional serta memiliki kemampuan riset mumpuni, sebagai upaya pergerakan mahasiswa yang ilmiah," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved