Breaking News:

Tribun Enrekang

Jalur Gunung Latimojong Dibuka, Pendaki dari Luar Enrekang Wajib Perlihatkan Surat Rapid Antigen

Obyek wisata jalur pendakian Gunung Latimojong kembali dibuka untuk umum mulai tanggal 1 Maret 2021 lalu.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
Jalur Gunung Latimojong Dibuka, Pendaki dari Luar Enrekang Wajib Perlihatkan Surat Rapid Antigen
Ist
Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Enrekang saat memberikan sosialisasi penerapan Prokes untuk pendakian Gunung Latimojong

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG-Obyek wisata jalur pendakian Gunung Latimojong kembali dibuka untuk umum mulai tanggal 1 Maret 2021 lalu.

Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Enrekang selaku penanggungjawab obyek tersebut langsung melakukan pembenahan.

Fokus mereka adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat Desa Latimojong dan Desa Pepandungan.

Jalur pendakian yang dibuka adalah jalur Dusun Angin-Angin dan Dusun Karangan Desa Latimojong, serta Desa Pepandungan. 

Lokasi ini menjadi fokus utama Dispopar memberikan edukasi kepada masyarakat. 

“Sebagai langkah awal, kami memberikan sosialisasi kepada warga yang ada di Desa Latimojong dan Desa Pepandungan, terkait persiapan dibukanya kembali jalur pendakian Gunung Latimojong,” jelas Kadispopar, Dadang Sumarna, Kamis (18/3/2021).

Menurutnya, sosialisasi itu sudah dimulai di Dusun Karangan Desa Latimojong sejak beberapa waktu lalu. 

Ia memberikan pemahaman di depan warga usai melaksanakan shalat Jum’at di Masjjid Dusun Karangan. 

Beberapa poin yang disampaikan diantaranya penerapan protokol kesehatan. 

“Ini wajib diterapkan oleh seluruh pendaki yang datang. Masyarakat yang ada di Karangan senantiasa memperingati pendaki agar selalu memakai masker, mencuci tangan dan selalu menjaga jarak,” ujarnya.

Sama halnya di Desa Pepandungan Kecamatan Baraka, Dadang Sumarna memberikan edukasi kepada warga agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan kepada para pendaki. 

“Pendaki yang berasal dari luar Kabupaten Enrekang, wajib memperlihatkan surat keterangan rapid antigen,” jelas Dadang Sumarna.

Saat melakukan sosialisasi, Dadang Sumarna bersama staf Dispopar menyempatkan melakukan pendakian hingga pos 1 jalur Dusun Karangan maupun jalur Desa Pepandungan. (tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved