Breaking News:

Tribun Bone

Nurdin Abdullah Ditangkap, Pemkab Bone Diminta Perbaharui Proposal Bandara Arung Palakka

mantan Bupati Bantaeng dua periode tersebut mengunjungi bandara yang berada di Desa Mappolo Ulaweng

TRIBUN-TIMUR.COM/KASWADI
Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan penerimaan suap terkait proyek infrastruktur di Sulsel.

Nurdin Abdullah ditangkap di Rujab Gubernur Sulsel pada Sabtu (27/2/2021) dini hari. Kini statusnya pun dinonaktifkan sebagai gubernur sembari menunggu putusan hukum tetap dari pengadilan.

Padahal, sejumlah proyek telah dicanangkan oleh Nurdin Abdullah. Salah satunya, pembangunan Bandara Arung Palakka di Kabupaten Bone.

Pada Minggu 14 Februari lalu, mantan Bupati Bantaeng dua periode tersebut mengunjungi bandara yang berada di Desa Mappolo Ulaweng, Kecamatan Awangpone tersebut.

Dia kala itu, ia menyampaikan akan menghadap ke Kementerian Perhubungan untuk memperpanjang landasan pacu bandara, dari 1.200 meter menjadi 1.600 meter hingga 2.100 meter.

Tak hanya itu, ia berjanji untuk menuntaskan pengaspalan akses menuju Bandara Arung Palakka. Anggarannya dari APBD Sulsel 2021. 

Diperkirakan jalan sepanjang 2 kilometer dan lebar 7 meter ini menelan anggaran Rp 24 miliar.

Namun, pasca Nurdin Abdullah ditetapkan tersangka oleh KPK, pembangunan Bandara Arung Palakka belum ada kejelasan.

Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi mengatakan, pemerintah daerah saat ini diminta memperbaharui proposalnya. Program mana yang harus diprioritaskan.

"Diminta perbaharui proposal. Termasuk bandara. Harus merujuk pada program prioritas," katanya Minggu (14/3/2021).

Kata dia, Pemprov Sulsel saat ini menghitung kekuatan keuangan akibat dari refocusing anggaran.

Meski begitu, Bupati Bone dua periode ini tetap berharap, bantuan keuangan Pemprov Sulsel ke Bone bisa lebih besar dari tahun sebelumnya.

"Kami berharap jumlahnya lebih besar," harap Andi Fahsar.

Untuk diketahui bantuan keuangan Pemprov Sulsel ke Bone pada tahun 2018 berjumlah Rp 25,9 miliar. Tahun 2019, Rp 71,1 miliar dan 2020 sebanyak Rp 84,5 miliar.

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved