Breaking News:

Tribun Mamuju

162 Sekolah di Mamuju Rusak Akibat Gempa Bumi

Terdiri dari 33 unit kantor lingkup Pemprov Sulbar, 29 Instansi vertikal dan Pemkab Mamuju 25 unit kantor.

TRIBUN TIMUR/NURHADI
MTs Mamuju rusak akibat gempa bumi magnitudo 6,2 pada 15 Januari lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Sebanyak 162 sekolah di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi pada 15 Januari 2021 lalu.

"Untuk semua jenjang, mulai dari PAUD, SD dan SMP mencapai 162 sekolah yang terdampak, termasuk rusak ringan, sedang dan rusak berat,"kata Kadis Pendidikan Kabupaten Mamuju, Murniani, kepada Tribun-Timur.com, ditemui di Sapota, Minggu (14/3/2021).

Dia mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan ke pemerintah daerah dan dilanjutkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk proses rehabilitasi.

"Kita berharap, pusat segera memberikan perhatian, agar sarana dan prasana sekolah yang rusak cepat diperbaiki,"ujarnya.

Kadis PUPR Sulbar, M Aksan, mengatakan, sektor pendidikan  memang salah satu yang paling terdampak gempa bumi magnitudo 6.2 SR yang mengguncang Mamuju dan Majene pada 15 Januari lalu.

"Gedung SD menjadi sarana pendidikan yang paling banyak mengalami kerusakan. Jumlahnya mencapai 74 unit. Menyusul gedung TK/PAUD sebanyak lebih dari 50 unit,"kata M Aksan saat evaluasi beberapa waktu di posko induk transisi darurat bencana di kantor gubernur Sulbar.

Sementara gedung perkantoran yang terdampak gempa setelah dilakukan assesment, Dinas PU Sulbar mencatat, sebanyak 77 unit gedung kantor yang rusak di Kabupaten Mamuju.

Terdiri dari 33 unit kantor lingkup Pemprov Sulbar, 29 Instansi vertikal dan Pemkab Mamuju 25 unit kantor.

"Sampai saat ini, kami telah melakukan assesment lebih dari 100 gedung yang rusak,"jelasnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved