Breaking News:

Gempa Sulbar

Tugas Kemanusiaan Berakhir, Lebih 600 Prajurit TNI AD Tinggalkan Mamuju Sulbar

600 prajurit yang tergabungan dalam Satgas Penanganan Bencana TNI AD usai melaksanakan tugas kemanusiaan di Sulbar

Humas Pemprov Sulbar
Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI AD pimpinan upacara pelepasan prajurit untuk kembali ke satuan masing-masing usai menjalankan misi kemanusian di Sulbar. Upacara berlangsung di Dermaga Lanal Mamuju,Sabtu 13Maret 2021. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU  -- Pangdam XIV Hasanuddin, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Angkatan Darat Andi Sumangerukka, melepas lebih 600 prajurit yang tergabungan dalam Satgas Penanganan Bencana TNI AD usai untuk kembali ke satuan masing-masing usai melaksanakan tugas kemanusiaan di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) selama dua bulan.

Dari 600 lebih prajurit TNI Angkatan Darat yang akan meninggalkan Mamuju via lalu menggunakan menggunakan kapal ADRI L-I dan ADRI L-II setelah tugas pemulihan pasca gempa bumi pada 15 Januari lalu di Mamuju dan Mamuju, terdiri dari prajurit Yoskes II Kostrad, Yonsiko Mabes TNI Angkatan Darat, pusbekangad dan perhubungan angkatan darat.

Upacara pelepasan berlangsung di dermaga Pangkalan TNI Angkatan Laut (LANAL) Mamuju dihadir Wakil Gubernur Sulbar Hj Enny Anggraeni Anwar, Wakil Ketua DPRD Abdul Halim, Bupati Mamuju Hj Sutinah Suhardi, Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Umar Farouq, Danrem 142 Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan serta Kapolresta Mamuju Kombes Pol Iskandar.

"Satgas ini telah berhasil melaksanakan misi kemanusiaan, mulai dari penanganan kesehatan melalui penyediaan rumah sakit lapangan dan mendirikan posko kesehatan dan membuka akses jalan ke desa-desa yang terisolir, kemudian pendistribusian air bersih dan memberikan bantuan sembako serta kegiatan lainnya,"kata Andi Sumangerukka.

Dengan rasa bangga, Andi Sumangerukkan, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh anggota Satgas Penanganan Bencana TNI AD di Mamuju atas peran yang ditunjukkan selama melaksanakan tugas penanggulangan bencana.

"Sendiri-sendiri kehidupan masyarakat mulai pulih kembali karena adanya peran semua pihak, termasuk keterlibatan para prajurit TNI yang bahu membahu melaksanakan tugas kemanusiaan,"ucapnya.

Menurutnya, hal tersebut sebagai wujud pengabdian dan jati diri TNI, yaitu tentara rakyat, tentara nasional dan tentara profesional yang dicerminkan selama menjalankan tugas kemanusiaan.

"Semoga pemangalaman yang berharga ini, dapat menjadi bekal untuk menyonsong tugas-tugas pengabdian yang akan datang, kalian adalah patriot bangsa, karena kalian, masyarakat yang terkena musibah dapat terbantu mengembalikan kehidupan mereka,"tuturnya.

Dia pun menyampaikan salam hormat kepada keluarga seluruh prajurit TNI Angkatan Darat dan komandan masing-masing satuan setelah tiba dengan selamat di satuannya.

"Selamat kembali ke satuan masing-masing, kalian adalah prajurit yang luar bisa, tetap jaga kesehatan dan kemanan di jalan,"ucapnya.

Sementara Wakil Gubernur Hj Enny Anggraeni Anwar, menyampaikan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Darat banyak memberikan bantuan dalam penangana bencana di Sulbar selama dua bulan.

"Mulai dari evakuasi para korban yang tertimpah reruntuhan hingga mengevakuasi penyintas ke tempat aman, atas nama pemerintah provinsi Sulbar, menyampaikan terima kasih atas segala dedikasi selama dua bulan menjalankan tugas kemanusian di Sulbar, semoga tiba dengan selamat kembali ke satuan masing-masing, sekali lagi terima kasih atas supportnya,"tutur Enny. (tribun-timur.com)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved