Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Prostitusi Online

3 Gadis Polos Masih SMP Dijual Murah ke Pria Mesum, Mampu Melayani 7 Kali hingga Upah Sekali Main

Tiga gadis polos masih duduk dibangku SMP dijual murah ke pria mesum, korban mampu melayani 7 kali hingga upah sekali main tak sebanding

Tayang:
Editor: Ansar
int
ilustrasi- Tiga gadis polos masih duduk dibangku SMP dijual murah ke pria mesum, korban mampu melayani 7 kali hingga upah sekali main tak sebanding 

TRIBUN-TIMUR.COM - Praktik prostitusi yang melibatkan anak dibawah umur masih terjadi.

Seperti yang terjadi di Solo dan Makassar. Prostiusi melibatkan gadis polos yang masih berusia belasan tahun.

Terbaru, tiga gadis polos masih duduk dibangku SMP dijual murah ke pria mesum, korban mampu melayani 7 kali hingga upah sekali main tak sebanding

Di Solo, polisi telah berhasil mengungkap praktik prostitusi online yang melibatkan remaja putri yang masih di bawah umur.

Muncikari ini menjual mereka open BO di Gilingan, Banjarsari, Solo.

Dalam aksinya, sang muncikari menjual mereka dengan tarif Rp 500 ribu sekali kencan.

Barang bukti yang diamankan polisi saat mengungkap komplotan germo yang tega menjajakan gadis di bawah umur yang beroperasi di Kota Solo di Mapolresta, Rabu (10/3/2021). Tiga gadis polos masih duduk dibangku SMP dijual murah ke pria mesum, korban mampu melayani 7 kali hingga upah sekali main tak sebanding
Barang bukti yang diamankan polisi saat mengungkap komplotan germo yang tega menjajakan gadis di bawah umur yang beroperasi di Kota Solo di Mapolresta, Rabu (10/3/2021). Tiga gadis polos masih duduk dibangku SMP dijual murah ke pria mesum, korban mampu melayani 7 kali hingga upah sekali main tak sebanding (TribunSolo)

Fakta itu terungkap dari razia yang dilakukan Polresta Solo di kawasan Gilingan, Sabtu (6/3/2021).

Tiga PSK ABG yang terjaring razia adalah itu adalah ND (15), D (16), dan R (16).

Polisi juga mengamankan seorang germo, yakni L, yang menjual ketiga PSK ABG ini.

Kapolres Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjutak, mengungkapkan, L berperan menawarkan korban lewat layanan Open BO di media sosial.

Dari kesaksian para PSK, terungkap fakta memilukan.

Mereka yang masih berusia belasan tahun itu, ternyata sudah sering melayani para pria hidung belang.

ND misalnya, yang semestinya di usianya masih duduk di bangku kelas SMP.

ND sudah 7 kali menjual tubuhnya.

Sementara D 3 kali, dan R 2 kali.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved